Kompas.com - 30/01/2017, 15:28 WIB
Dave Apartment dibangun di atas lahan seluas 4000 meter persegi (m2) berketinggian 25 lantai dengan total kapasitas hunian 868 unit. Dok Dave ApartmentDave Apartment dibangun di atas lahan seluas 4000 meter persegi (m2) berketinggian 25 lantai dengan total kapasitas hunian 868 unit.
EditorLatief

DEPOK, KOMPAS.com - Presiden Direktur PT Diamond Land Development Adam Bilfaqih mengatakan besarnya potensi pasar apartemen mahasiswa membuat pihaknya akan fokus di sektor tersebut. Penjualan apartemen mahasiswa yang dibangun di sekitar kampus Universitas Indonesia, Depok, itu terbilang bagus.

"Untuk itu kami juga harus fokus produknya, mulai perpustakaan, internet, kolam renang dan lainnya, apalagi apartemen ini hanya terdiri dari satu tipe, yaitu 22 meter persegi dengan konsep mezzanine sehingga lebih luas," ujar Adam usai melakukan prosesi penutupan atap Dave Apartment di kawasan Kukusan, Depok, Sabtu (28/1/2017).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat ini penjualan Dave Apartment sudah mencapai 70 persen dari total 868 unit. Capaian itu terbilang bagus, karena sejak dipasarkan pada akhir 2015 lalu kondisi pasar properti sedang lesu hingga akhir 2016 lalu.

Selain itu, pasar untuk kalangan mahasiswa memang tidak pernah sepi peminat. Tren itu cenderung mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

"Makin banyak perguruan tinggi di wilayah Depok dan ini kerap menjadi alasan utama pengembang menggarap proyek hunian vertikal dekat kampus. Terbukti dari beberapa pengembangan apartemen yang diperuntukkan mahasiswa di wilayah Depok, pasarnya terserap secara maksimal," ujar Adam.

Bayu Setiawan, Managing Director PT Diamond Land Development menambahkan tingginya pasar mahasiswa karena setiap tahun ada ribuan mahasiswa diterima di perguruan tinggi di kawasan itu. Di UI saja misalnya, sekitar 12.000 mahasiswa baru diterima di perguruan tinggi negeri tersebut. Bahkan, pada 2015, jumlah itu bertambah hingga mencapai 14.000 orang, baik dari program diploma, S-1, magister, maupun doktoral.

"Potensi pasar ini sangat besar karena terkait kebutuhan sewa tempat tinggal, apalagi mahasiswa UI tidak hanya berasal dari Jabodetabek, tapi juga dari seluruh Indonesia, termasuk mahasiswa asing," ujar Bayu.

Sejak dipasarkan pertama kali harga unit apartemen yang terletak pintu belakang kampus UI itu ditawarkan di angka Rp 230 juta. Bayu mengatakan saat ini harganya sudah mencapai Rp 380 juta per unit.

"Sekarang ini kawasan Kukusan punya potensi penginapan atau indekos cukup tinggi dengan rentang harga Rp2 juta sampai Rp 3 juta," kata Bayu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.