MRT Jakarta Percepat Pembangunan Jalur Layang Fatmawati

Kompas.com - 25/01/2017, 14:33 WIB
Pembangunan MRT konstruksi layang di Jalan Fatmawati, Senin (17/10/2016). Nibras Nada NailufarPembangunan MRT konstruksi layang di Jalan Fatmawati, Senin (17/10/2016).
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Pembangunan konstruksi mass rapid transit (MRT) Jakarta dipercepat agar dapat beroperasi sesuai dengan target, yakni pada bulan Maret 2019.

Percepatan tersebut terus dilakukan pada proyek struktur jalur layang (elevated section) MRT di ruas Jl RS Fatmawati, Jl Panglima Polim, sampai Jl Sisingamangaraja.

Pengerjaan akan berlangsung secara paralel di sisi barat, tengah, dan timur stasiun.

Adapun pekerjaan konstruksi yang dimaksud di antaranya pekerjaan piling dan substruktur sisi timur stasiun, piling dan substruktur di sisi barat, dan pemasangan gelagar jalur layang atau girder.

Selain itu ada pula pekerjaan lantai concourse , yaitu lantai tempat membeli tiket dan pekerjaan struktur atas stasiun, yakni platform atau peron.

Direktur Utama PT MRT Jakarta William P Sabandar mengatakan perkembangan pembangunan infrastruktur MRT Jakarta untuk ruas  Jl RS Fatmawati, Jl Panglima Polim, sampai Jl Sisingamangaraja telah mencapai 44,90 persen.

“Saat ini progress pembangunan di ruas ini tergolong di bawah rata-rata. Maka harus dipercepat, supaya paket proyek pembangunan yang lain tetap berjalan sesuai waktu yang telah ditentukan, tidak ikut mundur,” tutur William pada konferensi pers di kantor PT MRT Jakarta, Rabu (25/1/2017).

Paket proyek yang dimaksud William adalah pembangunan jalur bawah tanah (underground section) untuk ruas Senayan sampai Bundaran HI. Pembangunan konstruksinya, kini telah mencapai 79,70 persen.  

KOMPAS.COM/GARRY ANDREW LOTULUNG Aktivitas pekerja menyelesaikan pengerjaan proyek pengeboran terowongan untuk angkutan massal cepat (Mass Rapid Transit/MRT) di kawasan Stasiun Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Kamis (3/11/2016). Pengerjaan proyek MRT fase pertama ini diperkirakan rampung pada tahun 2018.
Berdasarkan catatan PT MRT Jakarta per Desember 2016, sampai saat ini, pembangunan konstruksi MRT koridor selatan-utara dengan rute Lebak Bulus sampai Bundaran HI telah mencapai 62,22 persen.

Pengalihan lalu lintas

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X