Kompas.com - 23/01/2017, 16:22 WIB
ILUSTRASI - Kamar hotel ThinkStockILUSTRASI - Kamar hotel
|
EditorHilda B Alexander

SURABAYA, KOMPAS.com - Kompetisi bisnis perhotelan di Surabaya kian hari makin ketat saja. Terutama dalam tiga tahun terakhir. 

Bak cendawan di musim hujan, hotel baru dengan klasifikasi beragam, terus bertumbuh. Mulai hotel kelas bugdet, bintang 3, 4, hingga bintang 5. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal ini menyebabkan tingkat hunian rata-rata harian atau average occupancy rate (AOR) terus merosot. 

Pada 2014, AOR tercatat 66,7 persen. Setahun kemudian relatif meningkat menjadi 69,4 persen. Tahun lalu, kembali turun menjadi 58,7 persen. 

Namun demikian, kondisi demikian tidak menyurutkan investor dan operator menggarap pasar ibu kota Jawa Timur ini.

Dalam laporan Colliers International Indonesia, tahun 2017 Surabaya bakal dipenuhi tambahan kamar sebanyak 2.817 unit dari 18 hotel baru.

Dari jumlah tersebut, hotel bintang 4 mendominasi dengan 1.509 kamar dari 8 hotel. Ke-8 hotel tersebut adalah Citadines @ Marvel City, Platinum Hotel, Novotel Hotel, Great Hotel, Mercure @ Praxis, Grand Dafam Kayun, Swiss-belhotel Surabaya, dan Howard Johnson. 

Arkian hotel bintang 3 dengan 5 hotel yang mencakup 648 kamar. Mereka adalah The Frontage, I&M Hotel, Goldvitel Hotel, Prime Biz Hotel, dan Namira Syariah Hotel.

Berikutnya Amaris Hotel Surabaya, Moxy Hotel, Batiqa Hotel, Surabaya River View, dan ibis Budget Surabaya yang masuk kelompok hotel budget dengan jumlah kamar 480 unit. 

Tentu saja, pertambahan kamar dalam jumlah banyak itu membuat PHRI Surabaya gerah. Pasalnya, perang tarif sudah terjadi dan semakin memprihatinkan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.