HUD: Pemerintah Harus Perhatikan Rumah Swadaya

Kompas.com - 17/01/2017, 21:30 WIB
Ilustrasi shutterstockIlustrasi
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang 3 tahun Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla, Housing Urban Development (HUD) mencatat isu-isu terkait Program Sejuta Rumah (PSR) yang perlu ditindaklanjuti oleh pemerintah.

Dalam kegiatan tasyakuran HUT ke-6 The HUD Institute, sejumlah stakeholder perumahan rakyat berdialog dan berdiskusi terkait hal tersebut.

"Kami paham, masih banyak kendala di lapangan. Hari ini The HUD Institute memberikan berbagai pandangan dan aspirasi dalam perjalanan 2 tahun pelaksanaan PSR," ujar Ketua Dewan Pengurus The HUD Institute Zulfi Syarif Koto, di Jakarta, Selasa (17/1/2017).

Menurut Zulfi, kebijakan pemerintah menggerakkan PSR membutuhkan terobosan dan pembobotan dalam kebijakan dan strategi perumahan rakyat.

Terobosan tersebut bertujuan untuk mengatasi berbagai permasalahan kebijakan dan atau pelaksanaan program atau kegiatan di lapangan.

Permasalahan ini meliputi kesenjangan antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah (pemda), kesenjangan antara pengembang besar dengan pengembang kecil, antara masyarakat berpenghasilan atas dan masyarakat berpenghasilan menengah dengan masyarakat berpenghasilan rendah dan masyarakat miskin (MBR).

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris The HUD Institute Muhammad Joni menambahkan dalam hal percepatan PSR, saat ini terjadi ketimpangan.

Pasalnya, skim pembiayaan yang ada lebih menyentuh kelompok sasaran MBR formal dan pendapatan tetap (fixed income).

Selain itu, kata Joni, pemerintah harus lebih memperhatikan pembangunan rumah swadaya dalam pemberian kemudahan atau bantuan.

"Rumah swadaya yang dibangun atas prakarsa dan upaya masyarakat, baik sendiri ataupun berkelompok, namun bukan mustahil mengembangkan mekanisme perumahan swadaya secara formal, terukur dan akuntabel,” tutur Joni.

Ia menyebutkan, rumah swadaya memiliki porsi terbesar, yakni lebih dari 70 persen dari jumlah rumah di Indonesia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X