Kompas.com - 17/01/2017, 16:30 WIB
|
EditorHilda B Alexander
JAKARTA, KOMPAS.com — Indonesia menempati posisi empat dunia dalam hal kemampuan menyelesaikan pembangunan pencakar langit sepanjang 2016 lalu.
 
Dalam rilis Council on Tall Buildings and Urban Habitat (CTBUH), ada lima gedung yang terbangun dengan total setinggi 1.149 meter.
 
Pertama adalah Gama Tower setinggi 285,5 meter. Gedung yang dimiliki dua bersaudara, Ganda dan Martua Sitorus, ini sekaligus merupakan pencakar langit tertinggi di Indonesia.
 
Gama Tower menjungkalkan rekor Wisma 46 yang menjulang 261,9 meter milik Lyman Group. Gedung ini menawarkan fungsi perkantoran dan hotel dengan merek The Westin Jakarta.
 
Menyusul kemudian BTPN Office Tower setinggi 233 meter. Gedung perkantoran ini mencakup 48 lantai.
 
Selanjutnya, Capital Place Office Tower dengan ketinggian 215,1 meter. Gedung yang dikembangkan Rajawali Corporation ini meliputi 47 lantai.
 
Berturut-turut berikutnya adalah International Finance Center Tower 2 dan The Tower yang masing-masing menjulang 213,2 meter dan 211,8 meter.
 
Keduanya dibangun oleh raksasa properti Singapura, Keppel Land, dan PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI).
 
Posisi Indonesia ini mengungguli Filipina, Qatar, Australia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Uni Emirat Arab.
 
Filipina mampu merampungkan empat gedung dengan total ketinggian mencapai 918 meter. Sementara itu, Qatar membangun empat gedung dengan total ketinggian 855 meter. 
 
Adapun lima negara lainnya hanya bisa membangun masing-masing dua gedung dengan total ketinggian bervariasi, mulai dari 440 meter, 445 meter, 497 meter, 556 meter, dan 467 meter.
 
Secara umum, CTBUH mencatat, China mendominasi dengan penyelesaian 84 gedung dengan total tinggi 20.081 meter atau 67 persen dari total pembangunan di seluruh dunia.
 
Angka ini meningkat 24 persen dari rekor tahun sebelumnya sebanyak 68 gedung.
 
Menyusul Amerika Serikat dengan tujuh pencakar langit dan total ketinggian 1.648 meter dan Korea Selatan dengan enam gedung setinggi total 1.345 meter. 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.