Tahun Ini, Lima Merek Hotel Mewah Masuk Bali

Kompas.com - 16/01/2017, 14:31 WIB
Ilustrasi shutterstockIlustrasi
|
EditorHilda B Alexander

DENPASAR, KOMPAS.com - Kendati jumlah kamar hotel di Bali sudah berada pada level 150.000 unit per Desember 2016, namun sejumlah investor dan operator jaringan hotel internasional masih punya ketertarikan tinggi menggarap pasar Pulau Dewata.

Tidak hanya investor dan rantai hotel kelas ekonomi, melainkan juga kelas mewah (luxury class). 

Menurut riset Colliers International Indonesia ada lima hotel mewah yang direncanakan beroperasi tahun ini. 

Kelimanya adalah Kempinski Nusa Dua Bali yang menawarkan 200 kamar, Andaz Hotel Bali by Hyatt dengan 145 kamar, dan Jumeirah Hotel dengan 106 kamar.

Kemudian Waldorf Astoria Bali Uluwatu sebanyak 96 kamar, dan Solis Capella Resort Hotel dengan 108 kamar. 

Sementara hingga tahun 2019 mendatang, terdapat tiga merek hotel mewah yang akan mewarnai kompetisi fasilitas akomodasi Bali.

Nama-nama beken macam Shangri-La, Mandarin Oriental, dan Renaissanace akan beroperasi mulai kuartal III-2018 hingga akhir 2018.

Shangri-La melayani publik dengan nama Shangri-La Nusa Dua Resort and Spa. Sementara dua lainnya masing-masing dengan nama Mandarin Oriental Bali, dan Renaissance Bali Resort & Spa Nusa Dua.

Masing-masing bakal berkontribusi terhadap penambahan jumlah kamar sebanyak 180, 121, dan 200 unit.

"Padahal performa bisnis perhotelan di Bali secara umum tidak lebih baik dari kawasan lain di Indonesia. Tingkat hunian rata-rata hanya 68 persen," tutur Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia, Ferry Salanto, dalam riset terbarunya.

Demikian halnya dengan kinerja tarif rerata harian yang terus menurun sejak 2014 lalu menjadi sekitar 107 dollar AS.

Secara umum Colliers mencatat, sepanjang 2017 ini Bali akan menambah 40 hotel baru. Rinciannya, tiga hotel bintang tiga dengan jumlah 300 kamar, Horison Hotel Kuta, Grand Serela Hotel, dan Ivory Hotel Padma.

Kemudian, 21 hotel bintang 4 dengan 3.932 kamar. Menyusul 14 hotel bintang lima dan mewah dengan 2.446 kamar, dan 2 hotel bujet sebanyak 225 kamar. 

Turis Australia masih mendominasi di peringkat teratas dengan jumlah sekitar 950.000 orang. Disusul China dengan 805.000 orang, dan India dengan 175.000 orang.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X