Kompas.com - 10/01/2017, 16:33 WIB
Ilustrasi apartemen ThinkstockIlustrasi apartemen
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Kendati pasar properti masih dianggap belum menunjukkan kegemilangannya seperti 3-4 tahun lalu, tetapi pengembangan apartemen di Ibu Kota Jakarta tak mengendor.

Hingga akhir 2016 saja, sebanyak 5.164 unit dari 10 proyek apartemen membanjiri Jakarta sehingga menambah pasokan tahunan menjadi 19.271 unit apartemen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tren pertambahan itu diprediksi terus terjadi hingga kurun waktu dua tahun mendatang dari sekarang.

Berdasarkan riset Colliers International Indonesia, hingga 2019 nanti diprediksi akan terdapat sebanyak 114 gedung apartemen yang menghiasi kaki langit Jakarta.

Sebanyak 28.014 unit dari 49 gedung apartemen baru, bakal menghiasi kaki langit ibu kota hingga akhir 2017.

Sedangkan pada 2018, 49 gedung apartemen kembali akan dibangun dengan menghadirkan 23.739 unit baru.

"Setahun setelahnya, akan ada 16 gedung apartemen baru yang terdiri dari 7.623 unit," sebut Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia, Ferry Salanto, di jakarta, pekan lalu.

Jadi, jika ditotal, hingga 2019 nanti Jakarta bakal mendapat tambahan 59.376 unit apartemen baru.

Distribusinya terbagi ke dalam enam kawasan, yakni Central Business District Jakarta (CBD), Jakarta Pusat, Timur, Utara, Selatan dan Barat.

Wilayah Jakarta Selatan menjadi yang paling banyak yakni 36 proyek dengan rincian 18 pada 2017, 13 gedung pada 2018, dan 5 gedung pada 2019.

Diikuti Jakarta Barat yang menjadi tempat pembangunan 28 proyek apartemen dengan rincian 12 pada 2017, 14 pada 2018, dan dua gedung pada 2019.

Sedangkan Jakarta Pusat dan Jakarta Utara sama-sama akan memiliki 15 gedung apartemen baru dan diikuti area central business district (CBD) yang akan menambah 14 apartemen.

Jakarta Timur menjadi kawasan dengan pertambahan apartemen terkecil hingga 2019 dengan hanya mendapat tambahan enam gedung.

Untuk 2017, kontribusi terbanyak unit apartemen di Jakarta datang dari dua proyek apartemen yakni Puri Orchard (3 menara) besutan PT Adicipta Graha Kencana (Serenity Group) dan Taman Anggrek Residence (6 menara) milik Agung Sedayu dengan masing-masing 3.000 unit. Keduanya juga mengambil lokasi sama yakni di Jakarta Barat.

Sementara itu, pada 2018 kontribusi terbanyak kembali datang dari apartemen di Jakarta Barat yakni West Vista (2 menara) yang dibangun oleh PT Harapan Global Niaga. Apartemen ini terdiri dari 2.840 unit.

Sedangkan kontribusi terbanyak unit apartemen baru pada 2019 bergeser ke wilayah Jakarta Pusat melalui apartemen besutan KG Global bernama The Linq Kemayoran (2 tower) dengan jumlah 1.020 unit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.