Pos Lintas Batas Negara Bakal Semakin Dipercantik - Kompas.com

Pos Lintas Batas Negara Bakal Semakin Dipercantik

Kompas.com - 04/01/2017, 18:00 WIB
PLBN Etikong

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah membagi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dari APBN 2017 ke dalam beberapa sektor.

Dari anggaran yang disepakati bersama dengan Komisi V DPR RI, Kementerian PUPR mendapat 4,88 persen dari total belanja negara yakni sebanyak Rp 101,496 triliun untuk anggaran selama 2017 ini.

Pada 2017, terdapat empat bidang prioritas yang akan dilaksanakan oleh Kementerian PUPR, yakni bidang konektivitas, ketahanan air atau pangan, perumahan, dan permukiman.

Di bidang permukiman, Kementerian PUPR mengalokasikan anggaran ke Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya sebesar 15,7 persen atau senilai Rp 15,935 triliun.

Alokasi tersebut akan digunakan untuk menata kawasan permukiman seperti membangun dan menata tujuh pos lintas batas negara (PLBN) yang telah selesai pada 2016 silam, pembangunan 21 sistem penyediaan air minum, instalasi pengolahan limbah (IPL), dan pengembangan 400 kecamatan.

"Untuk tahun 2017 merupakan pekerjaan tahap II, yakni bangunan pendukung seperti Wisma Indonesia, wisma pegawai, asar dan meubelair, dan kelengkapan pendukung PLBN di Entikong, Aruk, Nanga Badau, Motaain, Motamasin, Wini, dan Skuow," kata Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Sri Hartoyo, kepada Kompas.com, Rabu (4/1/2017).

Kemudian, menata dan membangun Kampung Nelayan di enam kawasan, membangun infrastruktur untuk mendukung lima kawasan wisata, dan dukungan kawasan kumuh 1.087 hektar.

"Yang jadi prioritas di sektor permukiman nanti di antaranya adalah penataan bangunan kawasan strategis di kawasan destinasi wisata seperti di Danau Toba, Mandalika, dan Borobudur, serta kawasan Masjid Raya Padang, Monumen Kapsul Waktu Merauke, Menara Salib Wamena dan Sail Sabang," ucap Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu.

Terakhir, Basuki juga menyatakan pada 2017 masih akan melaksanakan tugas khusus untuk melakukan pembangunan Prasarana dan Sarana Gelora Bung Karno (GBK) dan Palembang untuk mendukung Asian Games XVIII.


EditorHilda B Alexander

Close Ads X