Kompas.com - 03/01/2017, 13:56 WIB
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk mencapai Halte CSW, Kebayoran Baru, calon penumpang bus Transjakarta harus melewati tangga jembatan penyeebrangan orang (JPO) sebanyak 117 anak tangga.

Halte ini terletak di jalur layang yang bersinggungan dengan jalur MRT di Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dan merupakan bagian dari Koridor 13 Transjakarta.

"Ketinggian halte ini setara dengan bangunan 7 lantai," ujar Direktur RUJAK Center for Urban Studies Elisa Sutanudjaja kepada Kompas.com, Senin (2/1/2017).

Dengan tinggi 20,7 meter dan lebar 1-1,5 meter, Halte CSW dinilai sulit dicapai calon penumpang, khususnya orang tua, anak-anak, dan penyandang disabilitas.

Menurut Elisa, halte-halte lain di koridor yang sama juga cukup tinggi meski tidak setinggi CSW. Diperkirakan, tinggi haltenya sekitar 12-18 meter atau setara bangungan 3-4 lantai.

KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Kondisi tangga halte Transjakarta CSW, Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (6/1/2017). Halte yang berada di koridor 13 (Ciledug-Tendean) ini menuai kritik dari sejumlah pihak sebab dianggap terlalu tinggi bagi para pengguna.
JPO tinggi lainnya ada di ITC Cipulir karena harus melangkahi bangunan jembatan yang menghubungkan ITC Cipulir.

"Sampai sakit di kaki berasa hingga malam hari, padahal saya tiap hari naik Transjakarta," tutur Elisa.

Karena itu, Elisa menyarankan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memikirkan desainnya, terutama aksesibilitas bagi anak-anak, ibu hamil, manula, dan penyandang cacat.

Meski ada wacana penambahan eskalator atau lift, Elisa mempertanyakan letak instalasinya. Pasalnya, lubang yang ada hanya muat untuk tangga.

"Jika ingin ditambah sebelah timur, itu sudah kena tengah-tengah perempatan CSW, alias di tengah jalan," sebut Elisa.

KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Kondisi tangga halte Transjakarta CSW, Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (6/1/2017). Halte yang berada di koridor 13 (Ciledug-Tendean) ini menuai kritik dari sejumlah pihak sebab dianggap terlalu tinggi bagi para pengguna.
Sesuai desain pembahasan 2014, ada tiga halte yang akan dikombinasikan dengan eskalator, antara lain halte Cipulir, Carrefour Kebayoran Lama, dan Simpang MRT (CSW). 

Halte di bawah 13 meter akan menggunakan tangga. Sementara halte di atas 13 meter akan dibuat kombinasi tangga dan eskalator.

Jalan Layang Ciledug-Kapten Pierre Tendean sendiri dibangun sepanjang 9,3 kilometer.
Jalan yang direncanakan khusus untuk jalur Transjakarta itu membentang dari Ciledug melalui Kebayoran Lama, kawasan Trunojoyo, hingga Jalan Kapten Pierre Tendean.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.