Operator Bus Tumbuh 9 Kali Lipat, Terminal Pulogebang Perlu Peremajaan

Kompas.com - 28/12/2016, 07:00 WIB
Suasana lantai dasar dan lantai mezzanine di Terminal Pulogebang, Jakarta, Selasa (27/12/2016). Suasana lantai dasar dan lantai mezzanine di Terminal Pulogebang, Jakarta, Selasa (27/12/2016).
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Dirancang 2001 dan selesai pembangunan 2012, Terminal Pulogebang baru beroperasi 6 bulan terakhir.

Untuk peresmian sendiri rencananya baru akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo hari ini, Rabu, (28/12/2016).

Mangkrak sekian lama, menurut arsitek Paul Tan, perlu adanya anggaran peremajaan untuk program penyesuaian.

"Operator bus berkembang 9 kali lipat. Itu kan dampaknya besar, harus ada penyesuaian-penyesuaian," ujar Paul kepada Kompas.com di Terminal Pulogebang, Jakarta, Selasa (27/12/2016).

Saat perencanaan atau perancangan desain, Paul mengaku operator bus tercatat 235 perusahaan. Sementara tahun ini, jumlahnya mencapai 1.800 operator.

Dengan demikian, kata Paul, kapasitas terminal masih kurang. Jika tidak diadakan penyesuaian, fasilitas untuk penumpang bisa akan berkurang.

Begitu pula fasilitas untuk pool bus antara kota maupun dalam kota yang kini sangat kurang.

"Penyesuaian ini termasuk pengaturan atau manajemen, renovasi gedung, kapasitas untuk bus penumpang, dan alur di terminal," sebut Paul.

Sejauh ini, menurut Paul, banyak aktivitas yang belum terkoordinasi, antara lain jumlah barang penumpang.

Sejumlah penumpang yang membawa banyak barang terlihat kesulitan saat menaiki eskalator.

"Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan fasilitasi troli. Tapi, troli tidak bisa naik eskalator. Lift juga tidak cukup menampung sekian banyak penumpang dan barang," kata Paul.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X