Kompas.com - 18/12/2016, 21:04 WIB
Ilustrasi. www.shutterstock.comIlustrasi.
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah lama ditunggu, Rancangan Undang Undang (RUU) Jasa Konstruksi telah resmi menjadi UU Jasa Konstruksi pada Kamis (15/12/2016) lalu.

UU Jasa Konstruksi yang baru disahkan menggantikan Undang-Undang Jasa Konstruksi Nomor 18 Tahun 1999 yang sudah berlaku kurang lebih selama 17 tahun.

Disahkannya UU Jasa Konstruksi ini disambut baik oleh Gabungan Pelaksana Konstruksi Indonesia (Gapensi).

Gapensi berharap dengan adanya UU ini tak akan ada lagi kriminalisasi terhadap pelaksana konstruksi di Indonesia.

“Kami sambut baik, semoga tidak ada lagi aksi sepihak berupa kriminalisasi kepada pelaksana konstruksi,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gapensi Andi Karumpa, dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (16/12/2016).

UU ini terdiri dari 14 Bab dan 106 pasal dan telah melalui harmonisasi dengan peraturan sektor lain seperti UU Nomor 11/2014 tentang Keinsinyuran, UU Nomor 13/2003 tentang Ketenagakerjaan, UU Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan UU Nomor 23/2004 tentang Pemerintahan Daerah dan aturan terkait lainnya.

Delapan poin penting di dalam UU ini disebut Andi harus mampu menekankan akan pentingnya perlindungan hukum kepada pelaksana konstruksi.

Dalam UU ini tidak boleh ada lagi pihak-pihak yang berupaya menghambat penyelenggaraan jasa konstruksi lalu mengganggu proses pembangunan.

"Di sini ada perlindungan bagi pengguna dan penyedia jasa dalam melaksanakan pekerjaan konstruksi,” jelas dia.

Lebih lanjut Andi mengatakan, penegak hukum harus memahami bahwa pada UU ini tidak terdapat klausul kegagalan pekerjaan konstruksi, tetapi hanya klausul kegagalan bangunan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.