Nuaim bin Zahir, Mahasiswa Pengembang Rumah Ratusan Juta Rupiah

Kompas.com - 13/12/2016, 19:30 WIB
Hilda B Alexander/Kompas.com Nuaim bin Zahir
|
EditorHilda B Alexander

MALANG, KOMPAS.com - Tak ada yang mengira, belia bertubuh gempal ini adalah pengembang properti.

Betapa tidak, pemuda ini masih duduk di semester ketujuh Jurusan Bisnis Internasional, Universitas Brawijaya Malang. Usianya pun masih 22 tahun.

Kompas.com sempat terkecoh, dan menganggapnya sebagai anak magang di sebuah perusahaan pemasaran.

Namun, ketika terlibat dalam perbincangan lebih jauh dengan Nuaim bin Zahir, nama pemuda itu, ternyata sedang menawarkan proyek perumahan yang dia kembangkan sendiri.

Alhasil, obrolan pada sore yang basah di Malang Town Square, Sabtu (10/12/2016), berlangsung seru, dan berbobot.

Dengan antusias, Zahir, sapaan karibnya, mengisahkan persentuhan awalnya di bisnis properti. 

"Saya tidak ingin masa muda dihabiskan begitu saja tanpa karya. Saya justru ingin memulai dengan membangun dan menjual rumah. Kebetulan, Adam, teman ayah yang seorang warga negara Inggris, mendukung saya," kata dia.

Saat hasratnya diutarakan kepada keluarganya, sang ayah langsung menyetujuinya. Hanya, untuk meminimalisasi risiko, Zahir disarankan cukup mengelola saja.

Tak patah semangat, Zahir pun mencoba menjelaskan ide-ide besarnya. Terlebih, Adam, sudah memberikan komitmen untuk menginvestasikan uangnya guna dikelola oleh Zahir.

Dokumentasi pribadi Nuaim bin Zahir bersama investor.
Singkat cerita, bermodal Rp 500 juta, Zahir membeli lahan di daerah Saxophone, Malang. Di atas lahan seluas lebih kurang 2.000 meter persegi itu dia membangun rumah siap huni (ready stock).

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X