Kompas.com - 09/12/2016, 20:30 WIB
Shanghai Tower CTBUHShanghai Tower
|
EditorHilda B Alexander

SHANGHAI, KOMPAS.com - The Shanghai Tower, gedung tertinggi nomor dua di dunia baru saja mendapatkan tiga Rekor Dunia Guiness.

Salah satu pencakar langit di China tersebut sekarang resmi memegang rekor dunia untuk lift tercepat, lift tertinggi dalam sebuah gedung, dan lift dobel dek tercepat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdiri setinggi 632 meter, lift yang cepat menjadi salah satu hal paling penting dan sangat diperlukan untuk gedung tersebut.

Dipasang pada Juli, lift rancangan Mitsubishi Electric ini mampu melesat 20,5 meter per detik, lebih cepat dari manusia tercepat dunia Usain Bolt yang mampu berlari 12,2 meter per detik, tetapi lebih lambat dari cheetah dengan kecepatan 29 meter per detik.

Gedung berstatus megatall dari The Council on Tall Buildings and Urban Habitat (CTBUH) ini selesai dibangun pada 2015 silam dan tingginya hanya kalah dari Burj Khalifa di Dubai yang menjulang 828 meter.

Sebagai gedung ketiga dari trio pencakar langit di pusat Shanghai Lujiazui Finance dan Trade Zone, Shanghai Tower memiliki standar sebagai purwarupa baru untuk pencakar langit.

Shanghai Tower yang berlokasi di dekat Jin Mao Tower dan Shanghai World Financial Center merupakan menara dengan fasad melengkung berbentuk spiral sebagai lambang dinamisme modern China.

Bentuk memutarnya membuat tampilan Shanghai Tower sangat unik dan lorong angin di dalamnya telah teruji mampu menghemat beban angin hingga 24 persen.

Bahkan bila dibandingkan dengan bangunan persegi panjang lainnya dari ketinggian yang sama.

Namun begitu, The Shanghai Tower bukan satu-satunya yang memiliki lift dengan waktu tempuh cepat.

Di selatan Guangzhou, Hitachi baru saja menghadirkan lift tercepat di gedung paling tinggi di Guangzhou, The CTF yang berdiri setinggi 527,9 meter.

Lift di The CTF hanya membutuhkan waktu 45 detik dari lantai 0 menuju lantai 95 atau dengan kecepatan 20 meter per detik, selisih 0,5 meter dari lift di The Shanghai Tower.

"Kami ingin ini menjadi paling cepat, tetapi kecepatan yang ada saat ini tidak kami antisipasi dan gelar tercepat yang ada di kami bakal segera hilang," ucap Kepala Desain New World Development yang bertanggung jawab kepada pembangunan The CTF David Ho.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.