Tol Bawen-Salatiga Dijadwalkan Beroperasi Maret 2017

Kompas.com - 06/12/2016, 18:00 WIB
Kondisi exit toll Jalan Tol Semarang-Solo ruas Bawen-Salatiga Minggu (26/6/2016). Konstruksi Ruas Bawen-Salatiga baru mencapai 47,5 persen.
KOMPAS.com/HILDA B ALEXANDERKondisi exit toll Jalan Tol Semarang-Solo ruas Bawen-Salatiga Minggu (26/6/2016). Konstruksi Ruas Bawen-Salatiga baru mencapai 47,5 persen.
|
EditorHilda B Alexander

UNGARAN, KOMPAS.com - Tol Semarang-Solo Seksi III Bawen-Salatiga diproyeksikan bisa beroperasi secara penuh pada Maret 2017.

Direktur Teknik dan Operasi PT Trans Marga Jawa Tengah (TMJ), Ali Zainal Abidin mengatakan, pada awal pebruari 2017 mendatang pihaknya mulai melaksanakan uji kelayakan Ruas Bawen-Salatiga.

Ali memperkirakan uji coba akan berlangsung selama satu bulan. "Jika layak, dapat segera dioperasikan. Kalau gambarannya, kami harapkan bisa diresmikan pada Maret 2017 mendatang," kata Ali, Selasa (6/12/2016) siang

Saat ini progress fisik untuk ruas tol sepanjang 17,6 kilometer tersebut sudah mencapai sekitar 75 persen. Targetnya, seluruh pekerjaan fisik rampung akhir Januari 2017.

Karena itu, pekerjaan pembetonan dan pemadatan lahan, dipercepat seraya menyelesaikan pemasangan bore pile pada tanah yang labil di titik KM 0 Bawen, Desa Kandangan, Kecamatan Tuntang.

Di kawasan tersebut sedikitnya 2.110 titik bor dipasang  di kiri dan kanan tol dengan kedalaman 43 meter.

"Tujuannya untuk memperkuat kondisi tanah," jelasnya. 

Selain itu, pembangunan Jembatan Tuntang sepanjang 330 meter, jalan lintas Desa Kandangan dan Desa Delik, kecamatan Tuntang, serta jalan di Desa Ujung-Ujung Kecamatan Pabelan juga dikebut.

Kendala hujan

Tol Semarang-Solo Seksi III Bawen-Salatiga diakui molor dari target awal, yang seharusnya sudah beroperasi pada bulan November 2016 lalu.

Menurut Ali, faktor cuaca menjadi salah satu kendala utama terlambatnya pekerjaan fisik tol ini. Bahkan jika diubah targetnya menjadi Desember pun, tidak mungkin terkejar.

"Kalau dari sisi material, peralatan, hingga sumber daya manusia (SDM) tidak ada masalah. Kami sudah biasa lembur hingga dini hari. Tetapi kalau faktor alam, kami tidak bisa berbuat banyak," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.