Bukan Hanya Tren Sesaat, Rumah Pintar Juga Jadi Kebutuhan

Kompas.com - 29/11/2016, 08:00 WIB
Ilustrasi ThinkstockIlustrasi
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski melambat, pertumbuhan properti di Indonesia masih tercatat tumbuh positif. Hal itu terjadi pada semua segmen baik kelas bawah, menengah maupun kelas atas.

Di sisi lain, segmen semua kelas itu juga dinilai melek teknologi karena keinginan mengadopsi hal-hal baru.

Teknologi di ranah residensial, misalnya, kini makin berkembang. Sebut saja sistem rumah pintar atau smart home.

"Kehadiran smart home bukan lagi karena tren, tetapi kebutuhan pada era yang modern. Smart home juga nilai lebih untuk pengembangan properti," ujar Product Manager for EcoBuilding Business Schneider Electric Indonesia Ferry Kurniawan, di Jakarta, Senin (28/11/2016).

Untuk dapat merasa tenang dan menikmati hari-hari sepenuhnya saat berada di rumah, keselamatan dan keamanan menjadi faktor yang sangat penting. Ini yang ditawarkan sistem rumah pintar.

Mulai dari pintu depan atau gerbang rumah, hingga lobi apartemen. Permintaan akan sistem rumah pintar, ternyata terus mengalami peningkatan.

Oleh karena itu, Schneider meluncurkan Xightor Pro sebagai solusi keamanan dan kemudahan pemantauan.

Teknologi ini berupa telepon lobi dan stasiun layar sentuh yang dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan setiap pengunjung sebelum membuka pintu.

Xightor Pro juga bekerja secara terintegrasi dengan sistem kontrol pintu masuk, alarm, dan sistem rumah pintar.

"Selain bisa memantau orang masuk, sistem ini bisa digunakan untuk mengendalikan lampu, tirai, dan pendingin ruangan," kata Ferry.

Koneksinya berbasis lP dengan menggunakan kabel kategori 5e untuk memfasilitasi sinyal video dan audio dengan lebih cepat dan lebih stabil.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X