Asiana Group Bidik Rp 4 Triliun dari Tiga Proyek

Kompas.com - 24/11/2016, 06:00 WIB
Senopati Suites Dokuemntasi Asiana GroupSenopati Suites
|
EditorHilda B Alexander

SINGAPURA, KOMPAS.com - Percaya diri dengan rekam jejak berupa dua properti mewah Nirvana Kemang, dan Senopati Suites, Asiana Group mengincar penjualan Rp 4 triliun.

Nominal sebesar itu berasal dari tiga proyek yang pembangunannya dimulai pada 2017 mendatang.

Proyek pertama adalah Two Senopati di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, yang merupakan apartemen mewah.

Proyek berikutnya properti multifungsi (mixed use) TBS yang terdiri dari apartemen, perkantoran, dan ruang ritel di koridor TB Simatupang, Jakarta Selatan. 

Selanjutnya apartemen Andara Living di Depok, Jawa Barat. TBS dan Andara Living ditujukan untuk pasar menengah ke atas.

Baca: Asiana Group Wakili Indonesia di South East Asia Property Awards 2016

Berpalingnya Asiana Group ke kelas menengah atas bukan tanpa kalkulasi yang matang. Ceruk pasar ini terhitung besar dengan jumlah yang terus bertambah.

Presiden Direktur Asiana Group Loemongga Haoemasan menjelaskan, kelas menengah ke atas sangat menjanjikan, seiring tren gaya hidup praktis tinggal di apartemen yang semakin meningkat.

"Kami ingin merambah pasar yang lebih luas, menyusul kesuksesan dua properti mewah perdana di Kemang dan Senopati. Keduanya bisa dianggap sebagai pembentuk reputasi kami, sehingga saat kami menyasar pasar dengan level di bawahnya, pasar dapat menerima dengan antusias," papar Loemongga kepada Kompas.com, usai menjadi panelis Forum Indonesia pada ajang South East Asia Property Awards 2016, Rabu (23/11/2016). 

Mengutip hasil riset Boston Consulting Group (BCG) yang dipublikasikan pada Maret 2013, ekonomi Indonesia yang berkembang pesat telah mendorong sebagian besar penduduknya memasuki kelas menengah-konsumen sejahtera atau middle class-affluent consumer (MAC).

Sebagian besar dari kelompok MAC ini mulai meningkatkan pengeluaran mereka di segmen kunci seperti barang rumah tangga, kendaraan, gaya hidup, dan layanan keuangan.

Ada pun jumlah MAC di Indonesia sekarang sekitar 74 juta orang. Angka ini diprediksi bakal berlipat ganda pada tahun 2020 mendatang dengan jumlah 141 juta orang.

Selama periode itu, sekitar 8 juta dari 9 juta jiwa memasuki kelas menengah setiap tahunnya.

Karena itu, mudah dipahami jika Asiana Group yang dibentuk pada 2005 silam tersebut mulai melirik kelas ini. 

Dokuemntasi Asiana Group Two Senopati
Menurut Loemongga, harga penawaran apartemen yang dibuka kepada publik untuk TBS serentang Rp 30 juta hingga Rp 35 juta per meter persegi. 

Sementara perkantorannya akan dirancang berbeda dengan konsep konvensional. TBS Offices lebih untuk mengakomodasi industri kreatif, dan perusahaan rintisan, serta perusahaan yang selama ini memilih berkantor di rumah.

"Kami juga menyediakan co-working space yang bisa disewa secara bersama oleh dua hingga beberapa pebisnis," buka Loemongga.

Harga lebih rendah akan diterapkan untuk Andara Living yakni sekitar Rp 24 juta-Rp 25 juta per meter persegi. Luas unit terkecilnya berdimensi 30 meter persegi.

Andara Living berisi enam menara dengan total 4.000 unit. Selain apartemen, Asiana Group juga tengah mempertimbangkan fasilitas pelengkap yakni hotel. 

"Namun, itu masih dalam tahap pembicaraan," sebut Loemongga.

Sedangkan untuk Two Senopati, Loemongga memastikan harganya jauh lebih tinggi ketimbang harga perdana Senopati Suites. 

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setiap Hari, Empat Korban Covid-19 Dimakamkan di San Diego Hills

Setiap Hari, Empat Korban Covid-19 Dimakamkan di San Diego Hills

Kawasan Terpadu
Pelindo Ajak Investor Bangun Industri di Kualatanjung

Pelindo Ajak Investor Bangun Industri di Kualatanjung

Konstruksi
Investasi Rp 450 Miliar, Pengembang Ini Bangun 'Little Singapore' di Tangerang

Investasi Rp 450 Miliar, Pengembang Ini Bangun "Little Singapore" di Tangerang

Perumahan
Ini Teknologi Pereduksi Kerusakan Infrastruktur Layang Saat Gempa

Ini Teknologi Pereduksi Kerusakan Infrastruktur Layang Saat Gempa

Konstruksi
Fakta Seputar Tol Pekanbaru-Dumai yang Dilengkapi Terowongan Gajah

Fakta Seputar Tol Pekanbaru-Dumai yang Dilengkapi Terowongan Gajah

Konstruksi
Berpotensi Likuefaksi, Jalan di Bandara YIA Dibangun dengan Metode 'Dynamic Compaction'

Berpotensi Likuefaksi, Jalan di Bandara YIA Dibangun dengan Metode "Dynamic Compaction"

Konstruksi
Kabar Terbaru Tol Akses Pelabuhan Patimban, Finalisasi Kelayakan Bisnis

Kabar Terbaru Tol Akses Pelabuhan Patimban, Finalisasi Kelayakan Bisnis

Konstruksi
Bersama China, BMKG Kembangkan 3 Sistem Baru Deteksi Gempa dan Tsunami

Bersama China, BMKG Kembangkan 3 Sistem Baru Deteksi Gempa dan Tsunami

Berita
Jumat Besok, Tol Pekanbaru-Dumai 131 Kilometer Diresmikan Jokowi

Jumat Besok, Tol Pekanbaru-Dumai 131 Kilometer Diresmikan Jokowi

Konstruksi
BMKG Manfaatkan IoT dalam Mendeteksi Tsunami, Begini Cara Kerjanya

BMKG Manfaatkan IoT dalam Mendeteksi Tsunami, Begini Cara Kerjanya

Berita
Kementerian ATR/BPN Berhasil Mendaftarkan 24 Juta Bidang Tanah

Kementerian ATR/BPN Berhasil Mendaftarkan 24 Juta Bidang Tanah

Berita
Lokakarya Megastruktur dan Infrastruktur Tahan Gempa Resmi Digelar

Lokakarya Megastruktur dan Infrastruktur Tahan Gempa Resmi Digelar

Konstruksi
[POPULER PROPERTI] Proyek Infrastruktur Harus Berlanjut di Tengah Ancaman Resesi

[POPULER PROPERTI] Proyek Infrastruktur Harus Berlanjut di Tengah Ancaman Resesi

Berita
Oktober 2020, Jalan Akses Pelabuhan Patimban Siap Layani Arus Logistik

Oktober 2020, Jalan Akses Pelabuhan Patimban Siap Layani Arus Logistik

Konstruksi
Hong Kong Kingland Buka Kampus Universitas Sahid, Bidik 300 Mahasiswa

Hong Kong Kingland Buka Kampus Universitas Sahid, Bidik 300 Mahasiswa

Apartemen
komentar di artikel lainnya
Close Ads X