Juni 2017, Sistem Transaksi Terbuka Mulai Berlaku di Tol Jagorawi

Kompas.com - 18/11/2016, 15:30 WIB
Gerbang tol Cimanggis Utama KOMPAS/RIZA FATHONIGerbang tol Cimanggis Utama
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan mulai memberlakukan sistem transaksi terbuka di Jalan Tol Jagorawi per Juni 2017.

Pemberlakukan sistem transaksi terbuka dilakukan Jasa Marga sebagai bentuk peningkatan layanan di bidang transaksi agar lebih cepat dan mengurangi kepadatan di Tol Jagorawi.

Adapun sistem transaksi yang berlaku di Tol Jagorawi saat ini tertutup. Sistem tersebut membuat pengguna jalan dari arah Bogor ke Jakarta atau sebaliknya harus melakukan transaksi sebanyak dua kali, yakni di Gerbang Tol (GT) Entrance/Exit dan di GT Barrier Cibubur Utama serta Cimanggis Utama.

Kedua GT Barrier tersebut memiliki peran menjembatani lalu lintas Jakarta dan Bogor yang ketika jam sibuk maka kepadatannya cukup panjang mencapai lima kilometer.

Dengan sistem transaksi terbuka, pengguna jalan cukup melakukan transaksi satu kali saja di GT Entrance.

Berdasarkan data Jasa Marga, hingga triwulan III-2016, Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) beban ruas Tol Jagorawi adalah 139.362 kendaraan.

Jika dibandingkan dengan kapasitas jalan tol tersebut, rasionya mencapai 83 persen atau berarti tiga persen di atas LHR normal.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X