SMF Kembali Terbitkan EBA-SP di Pasar Modal

Kompas.com - 10/11/2016, 13:08 WIB
Dokumentasi PT Charson Timorland Estate Perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), Gemstone Regency, yang dikembangkan oleh PT Charson Timorland Estate. Lokasinya berada di Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF, kembali melakukan pencatatan perdana atas Efek Berangun Aset, berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP) "SMF-BTN02" di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan rating AAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), pada Rabu (9/11/2016).

Pencatatan EBA-SP SMF-BTN 02, tersebut merupakan hasil kerjasama sekuritisasi aset senilai Rp 1 triliun antara SMF dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo, mengatakan, pihaknya optimistis kehadiran instrumen EBA-SP, dapat ikut memperkuat pasar keuangan Indonesia, dan mendukung pengembangan basis investor domestik.

"Investor akan semakin yakin akan efek ini, karena penerbitnya adalah SMF yang dimiliki 100 persen oleh pemerintah yang ditugaskan khusus untuk mengembangkan Pasar Pembiayaan Sekunder Perumahan," ujar Ananta melalui siaran pers yang diterima Kompas.com.

Surat Partisipasi tersebut terdiri dari dua kelas yaitu Kelas A dan Kelas B, Kelas A terdiri dari dua seri yaitu Seri A1 (SPSMFBTN02A1) dan Seri A2 (SPSMFBTN02A2), sedangkan untuk kelas B terdiri dari satu seri.

Adapun untuk Kelas A, Seri A, memiliki nilai nominal Rp 400 Miliar, dan seri A2 dengan nilai nominal Rp 513 Miliar.

Untuk Kelas B, bernilai Rp 87 Miliar. Pada transaksi kali ini SMF berperan sebagai Penerbit, Arranger, Pendukung Kredit, dan Investor.

Sedangkan BTN, dalam hal ini berperan sebagai kreditur asal dan sebagai penyedia jasa, dan Bank BRI dalam hal ini sebagai Wali Amanat dan Bank Kustodian.

Hasil sekuritisasi ini oleh Bank BTN akan digunakan untuk mendanai Program Satu Juta Rumah, di mana program tersebut memerlukan dana jangka panjang yang cukup besar.

Pencatatan ini merupakan peran aktif SMF dan Bank BTN dalam mendukung pertumbuhan Pasar Pembiayaan Perumahan di Indonesia untuk mewujudkan kepemilikan rumah yang layak dan terjangkau untuk masyarakat Indonesia.

Sampai saat ini SMF telah melakukan 10 kali transaksi sekuritisasi, dimana seluruhnya mendapatkan rating AAA dari Pefindo.

Sejatinya rating tersebut mencerminkan kemampuan dan kemauan untuk membayar kewajiban tepat waktu sangat kuat.



EditorHilda B Alexander

Close Ads X