Ridwan Kamil Kecewa RDTR Bandung Ditarik Pemprov Jabar

Kompas.com - 04/11/2016, 17:26 WIB
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat ditemui usai diskusi publik di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jum'at (28/10/2016) malam. KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Kontributor Bandung, Dendi RamdhaniWali Kota Bandung Ridwan Kamil saat ditemui usai diskusi publik di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jum'at (28/10/2016) malam. KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga saat ini, tidak terpadunya tata ruang kota masih menjadi masalah akibat kurangnya komunikasi antara pemerintah provinsi (pemprov) dan pemerintah kota (pemkot).

Salah satunya terjadi di kota Bandung. Rencana detail tata ruang (RDTR) yang telah disusun Pemkot Bandung sedemikian rupa harus ditarik kembali atau direvisi oleh Pemprov Jawa Barat (Jabar) setelah mengalami serangkaian tinjauan.

"Hari ini RDTR kami ditarik Pemprov Jawa Barat karena dianggap ada beberapa warna yang berubah dan menyebabkan banjir. Padahal itu sudah ditinjau oleh mereka selama setahun terus dan sekarang baru direvisi," keluh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, saat menjadi pembicara di Kongres XI Ikatan Ahli Perencana (IAP) di Jakarta, Kamis (3/11/2016).

Wali kota yang karib disapa Emil itu menyayangkan sikap Pemprov Jabar tersebut karena dilakukan setelah ketuk palu atau setelah melewati serangkaian proses politik yang panjang dan tak sederhana.

Sikap Pemprov Jabar itu membuat rencana Pemkot terhambat dalam membangun Bandung karena tak adanya kepastian RDTR dan juga rencana tata ruang wilayah (RTRW)-nya.

"Kalau begini kapan ada kepastiannya dan juga imbasnya akan ada konsekuensi-konsekuensi sesuatu yang sudah direncanakan jadi tidak terealisasi," ucapnya.

Kendati begitu, Emil tetap mendukung penarikan atau revisi RDTR Bandung yang dilakukan oleh Pemprov Jabar selama tujuannya untuk kebaikan.

Namun, untuk ke depannya dia berharap agar hal tersebut dilakukan sebelum ada ketuk palu resmi dari mereka.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X