Negara Berkembang dan Miskin 'Sarangnya' Polusi Udara

Kompas.com - 31/10/2016, 23:59 WIB
Kualitas udara di kota Paris yang cukup tercemar terlihat dalam foto ini yang diambil pada 17 Maret 2014. ReutersKualitas udara di kota Paris yang cukup tercemar terlihat dalam foto ini yang diambil pada 17 Maret 2014.
|
EditorHilda B Alexander

Di sana, di area pedesaannya orang masih menggunakan bahan bakar padat seperti batubara dan kayu untuk memasak serta pemanas.

Lebih dari satu miliar anak-anak tinggal di rumah yang menggunakan bahan bakar padat.

Untuk contoh misalnya, 81 persen rumah tangga desa di India menggunakan bahan bakar tersebut lantaran dianggap murah dan mudah didapat.

Penelitian dan laporan UNICEF ini kemudian menunjukkan korelasi jelas antara pendapatan nasional dengan penggunaan bahan bakar padat di dalam rumah.

Thailand dengan pendapatan per kapita 5.816 dollar Amerika Serikat (AS) atau Rp 76 juta menggunakan biomassa untuk memenuhi kebutuhana 23 persen kebutuhan rumah tangga.

Sementara itu Repbulik Tanzania Bersatu dengan pendapatan per kapita 864 dollar AS (Rp 11 juta) menggunakan biomassa untuk memenuhi 95 persen kebutuhan rumah tangganya.

UNICEF sendiri telah bekerja untuk mendistribusikan kompor listrik ke Bangladesh, Zimbabwe, dan negara-negara miskin lainnya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber CNN
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X