Kompas.com - 21/10/2016, 07:00 WIB
|
EditorHilda B Alexander

Pejabat Sementara Kepala Kantor UNICEF Makassar Amalia Tristiana menambahkan, akses terhadap pendidikan dapat mengubah kehidupan seorang anak, keluarganya, hingga komunitasnya.

"Karena pendidikan penting untuk mengakhiri kemiskinan dan kesenjangan sosial," imbuh Amalia.

Oleh sebab itu, setiap usaha untuk mengembalikan seorang anak ke sekolah sangat dihargai, bukan hanya akan menentukan masa depan anak, tetapi juga pembangunan daerah dan nasional.

Di Sulawesi Barat, saat ini masih terdapat sekitar 35.000 anak yang belum mendapatkan akses pendidikan dasar dan menengah karena orangtua mereka tidak mampu membiayai bersekolah.

Kabupaten Mamuju sendiri merupakan salah satu daerah yang menjadi fokus UNICEF. Fasilitas pendidikan hanya tersedia hingga jenjang SMA, sehingga siswa yang ingin mengenyam pendidikan lebih tinggi harus pergi ke Makassar.

Sayangnya, berdasarkan data dari program Sistem Informasi Pembangunan Berbasis Komunitas, tahun lalu ada 10.000 anak usia sekolah di Mamuju yang tidak terdaftar untuk mengenyam pendidikan formal.

"Kami harus menyelesaikan permasalan ini satu per satu. Dukungan dari Philips Indonesia akan membantu menerangi masa depan anak-anak di Indonesia untuk mencapai berbagai target Sustainable Development Goals (SDG)," papar Amalia.

Untuk diketahui, selain UNICEF, GKB juga didukung oleh Philips Lighting Indonesia. Perusahaan bidang pencahayaan ini berkomitmen meningkatkan kehidupan masyarakat di bidang pendidikan.

Bentuk kontribusinya adalah menyerahkan secara simbolik donasi Rp 500 juta yang dikumpulkan dari penjualan kemasan LED khusus “Beli 3 Gratis 1” berlogo UNICEF, yang diluncurkan pada bulan Agustus 2016 lalu.

Selain itu, Philips Lighting Indonesia juga mendonasikan 3.000 tas sekolah, 3.000 bohlam LED serta 500 lampu meja untuk membantu anak-anak Mamuju agar dapat belajar lebih baik dengan pencahayaan yang tepat.

“Melalui kampanye 'TerangiMasaDepan' dan kemitraan kami dengan UNICEF, Philips Lighting Indonesia akan membantu mengantarkan 3.000 anak di Indonesia untuk kembali ke sekolah," kata Sau Hong.

Dia berharap hingga periode kampanye "TerangiMasaDepan" berakhir pada Januari 2017 nanti, dapat terkumpul lebih dari Rp 1 miliar dari penjualan kemasan khusus.

Hasil penjualan ini akan disalurkan kepada UNICEF untuk mendukung program akademis tahun depan.

 

Baca juga: Philips Terangi Kota Semarang dengan Lampu LED

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER PROPERTI] Kronologi Kecelakaan Maut di Tol Semarang-Solo dan Cara Cek Biaya Sertifikat Tanah

[POPULER PROPERTI] Kronologi Kecelakaan Maut di Tol Semarang-Solo dan Cara Cek Biaya Sertifikat Tanah

Berita
Inoac Sumbang 250 Kasur Busa untuk Lapas Cipinang

Inoac Sumbang 250 Kasur Busa untuk Lapas Cipinang

Berita
Sejumlah Fakta Jembatan Kaca Seruni Point di KSPN Bromo-Tengger-Semeru

Sejumlah Fakta Jembatan Kaca Seruni Point di KSPN Bromo-Tengger-Semeru

Konstruksi
Lagi 'Hunting' Rumah Murah di Manokwari? Ini Rekomendasinya (I)

Lagi "Hunting" Rumah Murah di Manokwari? Ini Rekomendasinya (I)

Perumahan
Kini, Nelayan Pulau Selat Nasik Belitung Gunakan Perahu Listrik

Kini, Nelayan Pulau Selat Nasik Belitung Gunakan Perahu Listrik

Berita
Apa Beda Rumah 'Cluster' dengan 'Townhouse'? Ini Jawabannya

Apa Beda Rumah "Cluster" dengan "Townhouse"? Ini Jawabannya

Hunian
Tol Serbaraja Resmi Beroperasi, Ciputra Rilis CitraGarden Serpong Februari 2023

Tol Serbaraja Resmi Beroperasi, Ciputra Rilis CitraGarden Serpong Februari 2023

Hunian
KEK Sei Mengkei Produktif, Layanan Pelabuhan Kuala Tanjung Akan Digenjot

KEK Sei Mengkei Produktif, Layanan Pelabuhan Kuala Tanjung Akan Digenjot

Berita
Satu Lagi, Pusat Gaya Hidup Jakarta 'One Satrio' Dibuka November 2022

Satu Lagi, Pusat Gaya Hidup Jakarta "One Satrio" Dibuka November 2022

Ritel
Pemanfaatan Lantai Kayu Berkelanjutan dalam Aplikasi Desain

Pemanfaatan Lantai Kayu Berkelanjutan dalam Aplikasi Desain

Interior
Lima Orang Tewas Akibat Kecelakaan Maut di Tol Semarang-Solo, Ini Kronologinya

Lima Orang Tewas Akibat Kecelakaan Maut di Tol Semarang-Solo, Ini Kronologinya

Berita
Summarecon Mall Bekasi Kembali Hadirkan Pasar Senggol, Ada 1.000 Menu Makanan

Summarecon Mall Bekasi Kembali Hadirkan Pasar Senggol, Ada 1.000 Menu Makanan

Ritel
Proyek Jumbo Neom, Ambisi Arab Saudi yang Diragukan Dapat Terwujud

Proyek Jumbo Neom, Ambisi Arab Saudi yang Diragukan Dapat Terwujud

Kawasan Terpadu
Beres Dipersolek, Ini Wajah Baru Masjid Raya Baiturrahman di Semarang

Beres Dipersolek, Ini Wajah Baru Masjid Raya Baiturrahman di Semarang

Berita
Target Akhir 2022, Tol Cisumdawu Bisa Dilewati Hingga Seksi 4

Target Akhir 2022, Tol Cisumdawu Bisa Dilewati Hingga Seksi 4

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.