Kompas.com - 03/10/2016, 13:51 WIB
Contoh unit B Residence di kawasan BSD, Serpong.  Dok B Residence Contoh unit B Residence di kawasan BSD, Serpong.
Penulis Latief
|
EditorLatief

SERPONG, KOMPAS.com - MGM Propertindo, pengembang apartemen B Residence di BSD City, Serpong, membukukan penjualan tower pertama dan kedua apartemen B Residence sebanyak 1.000 unit. MGM bersiap untuk menggarap proyek selanjutnya.

"Artinya permintaan akan hunian di BSD masih tinggi. Ini juga tak lepas dari lokasi yang strategis dikelilingi kampus dan sekolah," ujar Ratdi Gunawan, Marketing Consultant B Residence di Serpong, Minggu (2/10/2016).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam waktu dekat, lanjut Ratdi, pihaknya bersiap memasarkan menara ketiga B Residence BSD. Rencananya, proyek yang digarap itu berupa hotel dan residensial.

"Kami yakin, empat hal yang membuat kenaikan investasi properti masih jadi kekuatan untuk menarik konsumen di BSD. Pertama lokasi, kedua konsep, ketiga target pasar, dan keempat pengembangan kawasan ke depannya," ujar Ratdi.

Adapun proyek B Residence dibangun di lahan seluas 6800 m2 dengan tiga tower apartemen dengan sertifikat hak milik strata title. Proyek tersebut dibangun tak jauh dari pusat bisnis BSD City. Di kawasan itu terdapat AEON Mal, area komersial, gedung perkantoran, dan pusat konvensi.

Selain itu, lokasinya juga dekat dengan sejumlah kampus perguruan tinggi di kawasan pendidikan yang membuat potensi pasar sewanya cukup potensial. Beberapa di antaranya adalah Universitas Multimedia Nusantara, Swiss German University, Universitas Prasetiya Mulya, dan STT Sriwijaya dan lainnya.

"Hitungan kasarnya, kalau mahasiswa dari kampus-kampus itu ada sekitar tiga ribu orang misalnya, ini kan potensi yang bisa diperebutkan oleh pemilik apartemen," ujar Ratdi.

Berdasarkan laporan Bank Indonesia (BI) melalui survei perkembangan properti komersial, pasokan properti di Banten per Agustus lalu naik sebesar 0,33 persen pada triwulan II-2016, atau sepanjang April-Juni. Dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, pertumbuhan pasokannya sebesar 9,6 persen.

Namun. meski ada pertumbuhan, jika dilihat secara tahunan, jumlahnya tidak sebanyak pada tahun lalu. Pertumbuhan pasokan properti komersial tahunan pada tahun lalu mencapai 40,93 persen. Sementara untuk triwulan II-2016, pertumbuhannya hanya 19,79 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.