PPh Final Penjualan Tanah dan Bangunan Turun Jadi 2,5 Persen

Kompas.com - 13/09/2016, 15:19 WIB
Ilustrasi.
www.shutterstock.comIlustrasi.
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam rangka percepatan Program Nasional Pembangunan Sejuta Rumah, pemerintah memangkas biaya Pajak Penghasilan (PPh) untuk pembelian rumah murah.

Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 34 Tahun 2016 tentang PPh atas Penghasilan dari Pengalihan Hak atas Tanah atau Bangunan.

Selain itu, PP  yang dilansir pada 9 September 2016 ini juga berisi tentang perjanjian pengikatan jual beli atas tanah dan bangunan.

"Besarnya PPh dari pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan adalah sebesar 2,5 persen dari jumlah bruto nilai pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan," bunyi Pasal 2 ayat (1) huruf a pada PP tersebut.

Besaran ini telah terpotong setengahnya, yaitu 5 persen dari nilai jual objek pajak (NJOP). Aturan tersebut berlaku selain pada pembelian bangunan berupa rumah atau rumah susun (rusun) sederhana.

Sementara yang berlaku pada pembelian rumah dan rusun sederhana, besarannya hanya 1 persen.

Adapun untuk pengalihan hak atas tanah dan bangunan kepada pemerintah, badan usaha milik negara (BUMN) dan badan usaha milik daerah (BUMD) yang mendapat penugasan khusus, biayanya 0 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, dalam PP ini juga disebutkan, rumah dan rusun sederhana mendapat fasilitas pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Meski demikian, ada pengecualian dalam pemangkasan tersebut. Menurut Pasal 6, aturan ini tidak berlaku pada orang yang mempunyai penghasilan di bawah Penghasilan Tidak Kena Pajak dan melakukan pembelian tanah atau bangunan dengan jumlah kurang dari Rp 60 juta.

Pengecualian ini juga berlaku pada orang atau badan yang melakukan pengalihan harta berupa tanah dengan mengibahkannya pada keluarga atau badan lainnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ITDC: Lahan Enclave Terakhir di The Mandalika Dikosongkan Pemiliknya secara Mandiri

ITDC: Lahan Enclave Terakhir di The Mandalika Dikosongkan Pemiliknya secara Mandiri

Berita
Dukung Infrastruktur MotoGP, Perpanjangan Landasan Pacu Bandara Internasional Lombok Praya Tuntas Oktober

Dukung Infrastruktur MotoGP, Perpanjangan Landasan Pacu Bandara Internasional Lombok Praya Tuntas Oktober

Berita
4 Trik Bikin Taman Teras Rumah di Lereng Bukit

4 Trik Bikin Taman Teras Rumah di Lereng Bukit

Tips
[POPULER PROPERTI] REI Janji Beri Rumah di Daerah Masing-masing bagi Greysia/Apriyani

[POPULER PROPERTI] REI Janji Beri Rumah di Daerah Masing-masing bagi Greysia/Apriyani

Berita
Pencakar Langit 70 Lantai Bergoyang, China Larang Proyek Gedung Tinggi

Pencakar Langit 70 Lantai Bergoyang, China Larang Proyek Gedung Tinggi

Berita
11 Pos Lintas Batas Negara Terpadu Dibangun, Butuh Dana Rp 2,27 Triliun

11 Pos Lintas Batas Negara Terpadu Dibangun, Butuh Dana Rp 2,27 Triliun

Berita
The Mandalika Masuki Tahap Pembangunan Infrastruktur Dasar Paket II

The Mandalika Masuki Tahap Pembangunan Infrastruktur Dasar Paket II

Berita
49.000 Tempat Tidur Baru Disiapkan untuk Isolasi Terpusat

49.000 Tempat Tidur Baru Disiapkan untuk Isolasi Terpusat

Berita
Produk Kasurnya Dipalsukan, Inoac Ingatkan Konsumen Teliti Sebelum Membeli

Produk Kasurnya Dipalsukan, Inoac Ingatkan Konsumen Teliti Sebelum Membeli

Berita
Berfungsi Kendalikan Banjir Jakarta, Ini Kabar Terbaru Bendungan Sukamahi dan Ciawi

Berfungsi Kendalikan Banjir Jakarta, Ini Kabar Terbaru Bendungan Sukamahi dan Ciawi

Berita
Selain Pebulutangkis, Greysia Polii Ternyata Pengembang Rumah Subsidi

Selain Pebulutangkis, Greysia Polii Ternyata Pengembang Rumah Subsidi

Berita
Co-Living Makin Popular, Perusahaan Singapura Tawarkan Layanan Lengkap

Co-Living Makin Popular, Perusahaan Singapura Tawarkan Layanan Lengkap

Berita
Pengeluaran Rumah Tangga Taiwan Diprediksi Tumbuh 2,4 Persen

Pengeluaran Rumah Tangga Taiwan Diprediksi Tumbuh 2,4 Persen

Berita
Semester Pertama 2021, Laba Semen Indonesia Tumbuh 29,7 Persen

Semester Pertama 2021, Laba Semen Indonesia Tumbuh 29,7 Persen

Berita
Mengenal Plywood, Material Berbahan Kayu yang Ekstra Kuat

Mengenal Plywood, Material Berbahan Kayu yang Ekstra Kuat

Konstruksi
komentar di artikel lainnya
Close Ads X