Sengketa Lahan Belum Kelar, Pembangunan Sodetan Ciliwung Terus Berlanjut

Kompas.com - 27/08/2016, 09:00 WIB
Deretan rumah warga berdiri di bantaran Kali Ciliwung di Kawasan Bidara Cini, Jakarta Timur, Selasa (4/3/2014). Menurut catatan, ada sekitar 37.000 kepala keluarga atau 250 ribu warga yang tinggal di bantaran Sungai CIliwung, Jakarta. Sanitasi yang buruk dan ancaman banjir setiap tahun penduduk di sana menjadi persoalan yang kunjung selesai hingga kini. ANGGA BHAGYA NUGRAHADeretan rumah warga berdiri di bantaran Kali Ciliwung di Kawasan Bidara Cini, Jakarta Timur, Selasa (4/3/2014). Menurut catatan, ada sekitar 37.000 kepala keluarga atau 250 ribu warga yang tinggal di bantaran Sungai CIliwung, Jakarta. Sanitasi yang buruk dan ancaman banjir setiap tahun penduduk di sana menjadi persoalan yang kunjung selesai hingga kini.
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembangunan sodetan Kali Ciliwung-Kanal Banjir Timur (KBT) tetap akan diteruskan kendati masih ada sengketa lahan.

Demikian disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat ditemui di kantornya, Jumat (26/8/2016).

"Kami sudah mendapatkan izin dari Gubernur DKI Basuki Tjahja Purnama (Ahok) untuk tetap melanjutkan pekerjaan. Dengan modal izin ini kami optimistis proyek sodetan Ciliwung bakal selesai tepat waktu yaitu pada 2017 mendatang," katanya.

Ahok, lanjut Basuki meminta Kementerian PUPR untuk tidak usah memikirkan tanah yang saat ini masih berupaya terus dibebaskannya dan fokus untuk bekerja saja.

Proyek Sodetan Ciliwung digagas setelah Jakarta dilanda banjir besar tahun 2012 lalu. Proyek tersebut dirancang untuk memecah sebagian aliran Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur.

Proyek ini juga digadang- gadang bisa mengalirkan air Sungai Ciliwung ke Kanal Banjir Timur sampai dengan 60 milimeter per detik.

Basuki sendiri mengakui selama ini proses pembangunan Sodetan Kali Ciliwung kerap terganggu karena proses pembebasan lahan yang tak kunjung usai.

Oleh sebab itu, dia meminta Pemprov DKI untuk membereskan masalah tersebut agar target operasional Sodetan Ciliwung bisa tercapai.

"Saya mau kirim surat ke beliau (Ahok) untuk kepastiannya. Soal sengketa tinggal yang di inlet-nya, tapi kami kerja dulu di bawahnya," pungkas Basuki.

Kompas Video Mereka yang Akan Digusur di Bidaracina

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X