Kompas.com - 20/08/2016, 14:00 WIB
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Komite Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) belum juga terbentuk. Hal ini bisa terjadi karena ketatnya proses seleksi yang melibatkan Badan Intelijen Negara (BIN) dalam pemilihan anggota dari kalangan profesional.

Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Maurin Sitorus mengungkapkan hal tersebut di Jakarta, jumat (19/8/2016). 

Maurin menjelaskan, saat ini proses seleksi sudah berjalan dan lamanya waktu yang diperlukan karena adanya penerapan standar tinggi bagi calon anggota Komite Tapera.

"Ini sudah selesai dan karena akan diresmikan oleh presiden maka penilainnya juga memakai highest standar dan pakai pemeriksaan rekam jejak juga dari BIN serta pemeriksaan kesehatan," papar Maurin.

Sedianya, Komite Tapera sudah terbentuk pada 24 Juni 2016 atau tiga bulan setelah Undang Undang Tapera resmi diundangkan pada 24 Maret 2016.

Komite Tapera sendiri beranggotakan Menteri PUPR, Menteri Keuangan, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, dan seorang unsur profesional yang memahami bidang perumahan.

Kendati begitu, Maurin belum menyebutkan kapan Komite Tapera benar-benar akan terbentuk dan justru mengatakan tengah mengejar pembentukan Badan Pengelola (BP) Tapera.

"BP Tapera ini paling lambat dibentuk 24 Desember 2016 dan ini target yang mau kami capai supaya dalam dua tahun nanti atau tepatnya 24 Maret 2018 pengoperasian Tapera bisa terwujud," tambah dia.

Pembentukan, status, dan kedudukan BP Tapera tercantum dalam Bab IV Pasal 32 dan 33 UU Tapera.

Dalam pasal itu dijelaskan, BP Tapera dibentuk berdasarkan UU Tapera, bertanggung jawab kepada Komite Tapera, dan berkedudukan di ibu kota negara Republik Indonesia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.