Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lorca Langit Biru, Desainer Muda Indonesia Pertama Buka Praktik di Australia

Kompas.com - 19/08/2016, 13:01 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah gegap gempita kasus dwi-kewarganegaraan Arcandra Tahir dan Gloria Natapraja Hamel, ada satu pemuda Indonesia yang juga punya prestasi.

Dia adalah Lorca Langit Biru. Pemuda aseli Solo ini menghentak dunia desain interior Australia, khususnya Perth, melalui karya-karyanya yang tak biasa. 

Melalui label Discover LLB, Lorca yang belum lagi genap seperempat abad usianya, mampu menjalankan firma desain interior dengan profit nyaris Rp 1 miliar. 

"The scale is more important than style," kata Lorca mengungkap rahasia yang membuat klien dan calon pengguna jasanya jatuh cinta. 

Mendesain rumah, lanjut Lorca, adalah masalah logika. Bukan semata selera, dan adu-aduan gaya.

Jika rumah Anda hanya seluas 45 meter persegi, jangan berkeinginan untuk menghiasinya dengan segala macam furnitur dan dekorasi berbau versace, roman, atau klasik antik demi terlihat mewah.

"Hal sederhana, chicsimple, namun fungsional akan membuat rumah yang ukurannya sempit jadi terlihat lega dan fungsional," tutur pemilik kulit hitam manis ini dalam perbincangan eksklusif dengan Kompas.com, Kamis siang (18/8/2016).

Lorca dipandang sebagai desainer interior dan furnitur masa depan. Visinya yang ingin membuka cakrawala, telah mengubah cara pandang awam yang salah tentang desain.

Dia merintis pendirian firma Discover LLB di Perth, Australia, tahun 2008 pada usia 17. Saat itu, Lorca masih kuliah program studi Produk dan Furniture Desain di Curtin University. 

Pada 2014, dia kemudian secara resmi mendaftarkan Discover LLB sebagai firma desain ke otoritas setempat. Tak butuh waktu lama baginya untuk mengantongi izin usaha, dan mendaftarkan nomor pokok wajib pajak.

"Semua saya jalani kurang dari dua minggu dengan biaya tak sampai Rp 3 juta," ungkap Lorca.

Sejak resmi mendirikan firma sendiri, dia telah terlibat dengan berbagai proyek di Australia, Indonesia dan China. Semua karyanya mengutamakan perhatian pada detail, sederhana namun inovatif, fungsional dan estetis.

Satu hal yang patut menjadi inspirasi kalangan muda lainnya adalah Lorca melibatkan para pengrajin mebel Indonesia, khususnya Solo, untuk mengerjakan proyek desain bersama-sama.

Dokumentasi Discover LLB Salah satu karya desain Lorca Langit Biru dan Tim Discover LLB.
Dia juga membuka kesempatan untuk bermitra bagi para pengusaha atau pengrajin mebel lainnya yang punya karya desain inovatif, dan berkualitas sesuai standar internasional.

Hasil karya Discover LLB sangat disukai kalangan mahasiswa, keluarga muda, kelas menengah, dan juga orang-orang kaya dengan pandangan hidup progresif. 

Lorca bercerita, klien pertamanya adalah pemilik penthouse atau griya tawang di South Perth. Komunikasi berlangsung dua arah, meskipun dia dibayar untuk mengerjakan segala hal yang diinginkan sang klien.

"Saya tetap mampu menjaga kredibilitas, imej, dan idealisme sebagai seorang desainer interior dan mengarahkan klien kepada cara pandang yang benar tentang desain," imbuhnya.

Alhasil, griya tawang tersebut tampil ciamik, elegan, mewah, fungsional, dan membuat nyaman penghuninya tanpa kehilangan kepribadian.

Untuk mendapatkan desain ala Discover LLB tersebut, sang klien membayar Lorca atas jasanya senilai 80.000 dollar Australia atau ekuivalen Rp 802,6 juta.

Sementara proyek desain termahal yang pernah dikerjakannya adalah sebuah rumah dengan tiga kamar tidur, juga di Perth, dengan nilai jasa 140.000 dollar Australia atau Rp 1,4 miliar.

Lorca mengakui, persentuhannya di dunia desain interior masih seumur jagung. Karena itu dia tanpa lelah terus memperkaya pengetahuan, berbagi informasi dengan sesama desainer terutama para senior, dan menggali potensi-potensi desain dan furnitur Indonesia serta dunia sebagai materi inspirasinya.

Kendati terhitung baru, karya Lorca dan Discover LLB sudah mendapat pengakuan dan menjadi finalis untuk berbagai penghargaan bergengsi seperti Vivid Design Competition 2015, International Green Interior Awards 2015 dan DIA Awards 2015.

 

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com