Kompas.com - 03/07/2016, 22:06 WIB
|
EditorHilda B Alexander

BREBES, KOMPAS.com - Usianya terhitung belia, baru menginjak angka 14 warsa. Namun, Rizki Ginanjar dan sepuluh sebaya lainnya membuka dan memanfaatkan kesempatan demi bersuka cita di Hari Raya.

Apa yang Rizki lakukan?

Bukan menadahkan tangan untuk meminta-minta. Remaja ini justru berjuang memperebutkan sejumput ruang kehidupan dengan berjualan bensin eceran di pinggir jalan bebas hambatan, Tol Pejagan-Brebes Timur. 

Rizki yang dijumpai Tim Merapah Trans Jawa Kompas.com berkisah, selama hari-hari padat pemudik, dia bisa menghasilkan Rp 300.000 sehari dari hasil menjual 2 jeriken bensin isi masing-masing 15 liter.

Puncaknya, pada Sabtu (2/7/2016) malam saat kendaraan tak bergerak sepanjang 23 kilometer, Rizki meraup Rp 450.000 dari berjualan 3 jeriken. 

Rizki dan teman-teman sekampungnya di Desa Petunjungan, Bulakamba, Kabupaten Brebes, tak hanya menjual bensin. Mereka juga menjajakan kopi gelas, air minum dalam kemasan, mi instan, dan teh dalam kemasan.

Jelang adzan maghrib berkumandang, banyak para pemudik yang melintas menepikan kendaraannya hanya untuk berbuka. 

"Kebanyakan mereka yang beli karena tidak kebagian parkir di tempat istirahat (TI) Km 252. Lalu 'larinya' ke sini. Kebetulan arus juga tersendat, ya saya jualan di sini," buka Rizki.

Modal awal sejumlah Rp 200.000, dia dapatkan dari orang tuanya. Uang sebesar itu kemudian dia belanjakan di supermarket besar di pust kota. 

Dengan berbonceng temannya, Antok, Rizki ulang alik dari pusat kota menuju "lapak"-nya di pinggir tol KM 251.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Konstruksi Berlanjut, Masjid Karya Ridwan Kamil di Makassar Digelontor Rp 45 Miliar

Konstruksi Berlanjut, Masjid Karya Ridwan Kamil di Makassar Digelontor Rp 45 Miliar

Konstruksi
Cara Praktis Mengatasi Saluran Pembuangan Air Kamar Mandi Tersumbat

Cara Praktis Mengatasi Saluran Pembuangan Air Kamar Mandi Tersumbat

Tips
Baru Dirilis, Cluster Evergreen di Gardens at Candi Sawangan Senilai Rp 1,2 Miliar

Baru Dirilis, Cluster Evergreen di Gardens at Candi Sawangan Senilai Rp 1,2 Miliar

Perumahan
Ketahui Batasan Luas Rumah Bersubsidi Beserta Fasilitas Pendukungnya

Ketahui Batasan Luas Rumah Bersubsidi Beserta Fasilitas Pendukungnya

Hunian
Sektor Properti Bangkit, Dwicitra Land Bakal Rliis Proyek Baru Akhir 2022

Sektor Properti Bangkit, Dwicitra Land Bakal Rliis Proyek Baru Akhir 2022

Perumahan
Menilik Timeline Target Penyelesaian Proyek KA Makassar-Parepare

Menilik Timeline Target Penyelesaian Proyek KA Makassar-Parepare

Berita
Jadi Venue Final Liga Champions, Desain Stade de France Terinspirasi Terminal Bandara JFK

Jadi Venue Final Liga Champions, Desain Stade de France Terinspirasi Terminal Bandara JFK

Arsitektur
Rumah Sakit Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar Diresmikan

Rumah Sakit Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar Diresmikan

Fasilitas
Cari Tahu Penyebab Saluran Pembuangan Air di Kamar Mandi Tersumbat

Cari Tahu Penyebab Saluran Pembuangan Air di Kamar Mandi Tersumbat

Tips
Ingin Pasang Solar Panel di Rumah? Perhatikan Hal Ini

Ingin Pasang Solar Panel di Rumah? Perhatikan Hal Ini

Tips
Mulai Sabtu Ini, Rute Perjalanan KRL Berubah, Catat Rinciannya

Mulai Sabtu Ini, Rute Perjalanan KRL Berubah, Catat Rinciannya

Berita
Terapkan Deretan Tips Jitu Ini Agar Rumah Kayu Anda Tak Diserang Rayap

Terapkan Deretan Tips Jitu Ini Agar Rumah Kayu Anda Tak Diserang Rayap

Umum
Aturan Baru Menginap di Hotel saat PPKM Level 1-3 Jawa dan Bali

Aturan Baru Menginap di Hotel saat PPKM Level 1-3 Jawa dan Bali

Berita
Tak Hanya Estetik, Ini Keuntungan Punya Rumah dari Materal Kayu

Tak Hanya Estetik, Ini Keuntungan Punya Rumah dari Materal Kayu

Hunian
Meski Jadi 'Pulau Lengkap', Masyarakat Pulau Maitara Masih Terimpit Persoalan Tanah

Meski Jadi "Pulau Lengkap", Masyarakat Pulau Maitara Masih Terimpit Persoalan Tanah

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.