Ganti Suasana Kaku di Ruang "Meeting" dengan Rumput Sintetis

Kompas.com - 28/05/2016, 19:26 WIB
Gerai Artgrass di Indobuildtech, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang Selatan, Jumat (27/5/2016). Gerai Artgrass di Indobuildtech, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang Selatan, Jumat (27/5/2016).
|
EditorHilda B Alexander

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Ruang yang beraksen natural atau alami dapat memberikan kesan lebih santai.

Agar tidak terlalu kaku, ruangan kantor bisa ditambahkan aksen hijau dari rumput sintetis.

"Rumput sintetis Artgrass sering dipakai di ruang meeting dan ruang staf. Belum lama dipakai salah satu perkantoran di Sudirman," ujar Managing Partner Artgrass, Sugiarto Witaria kepada Kompas.com, Jumat (27/5/2016).

Rumput sintetis ini sangat praktis untuk pengaplikasian di kantor. Cara merawatnya tidak sulit atau menghabiskan banyak biaya.

Membersihkan rumput sintetis bisa dengan disapu menggunakan sapu lidi atau vacuum. Tidak perlu khawatir rumput rusak karena daya hisap vacuum, karena kekuatan rumput ini cukup baik.

Sementara daya tahannya bisa sampai 8 tahun.

Terdapat 6 pilihan jenis rumput sintetis yang ditawarkan Artgrass yaitu Full Green, Natural Green, Play Green, Semi Green, Mini Green, dan Basic Green.

Harganya berkisar antara Rp 225.000 sampai Rp 360.000 per meter persegi. Harga ini belum termasuk pemasangan.

Untuk pemasangan di bawah 20 meter persegi dikenai upah pemasangan Rp 40.000 per meter persegi. Sementara di atas 50 meter persegi, biaya pemasangannya Rp 30.000.

Artgrass merupakan produk yang diimpor dari China.

Di Indonesia, Artgrass sudah dikirim antara lain ke Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Kediri, Blitar, Medan, Semarang, Bali, Jogjakarta, Banyuwangi, Pare, Tulungagung, dan Nganjuk.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X