Meski Bisnis Properti Lesu, Proyek Ciputra di Makassar Tetap Melaju

Kompas.com - 21/05/2016, 08:39 WIB
|
EditorHilda B Alexander

MAKASSAR, KOMPAS.com - Bisnis properti secara umum boleh saja lesu, namun di Makassar, Sulawesi Selatan, aktivitas penjualan rumah, dan apartemen, terutama di segmen menengah ke bawah masih tetap berjalan.

CitraGrand Galesong City, CitraGarden Mangarupi, dan Vida View Apartment, contohnya. Tiga properti yang dikembangkan Ciputra Group ini masih diminati pasar.

Deputy General Manager Region III Ciputra Group Barawidjaja mengungkapkan, ketiga proyek tersebut bahkan memberikan kontribusi lebih dari 50 persen terhadap penjualan di seluruh Sub Holding III Ciputra Group.

"Kami melakukan studi, bahwa peluang untuk segmen pasar yang lebih gemuk atau menengah ke bawah di Makassar, masih sangat besar. Karena itu strategi kami saat ini adalah mengembangkan properti, terutama rumah dan apartemen dengan harga di bawah Rp 1 miliar," jelas Barawidjaja kepada Kompas.com, Jumat (20/5/2016).

Kendati memang tidak setinggi tahun-tahun sebelumnya saat properti mengalami masa booming, setidaknya penjualan ratusan unit rumah dalam waktu sehari merupakan prestasi yang perlu digarisbawahi.

Sebagaimana dikatakan Project Manager CitraGrand Galesong City Ary Agus Setiawan. Sejumlah 400 unit rumah Cluster Verdhana yang ditawarkan di Distrik Lavanya terjual habis. Bahkan, 200 unit di antaranya laku keras dalam waktu satu hari.

"Animo masyarakat di segmen gemuk ini tetap tinggi. Para pembeli rumah di CitraGrand Galesong City ini sebagian besar bermotif investasi," ujar Ary.

Pasar antusias menyambut rumah murah yang dibanderol Rp 200 jutaan tersebut karena dikembangkan di dalam kawasan perumahan skala kota atau kota mandiri.

Hamzah Alex Saifullah Deputy General Manager Region III Ciputra Group Barawidjaja
Menurut Ary, pembangunan kota mandiri ini menjadi stimulan perkembangan dan pertumbuhan di sekitarnya. Sepanjang jalan menuju CitraGrand Galesong City telah berdiri perumahan-perumahan baru dengan ukuran lebih kecil.

"Demikian pula halnya dengan properti komersial berupa kios dan ruko sebagai sarana bisnis dan perdagangan, juga ikut tumbuh," tutur Ary.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.