Hingga April, Serapan Anggaran Kementerian PUPR 12,68 Persen

Kompas.com - 29/04/2016, 15:00 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono meninjau pengerjaan proyek rehabilitasi saluran irigasi di Grobogan, Jawa Tengah, Sabtu  (6/2/2016). Dari sekitar 7,3 juta hektar irigasi teknis, baru 11 persen atau sekitar 900.000 ha yang airnya berasal dari bendungan KOMPAS.com / Nobertus Arya Dwiangga MMenteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono meninjau pengerjaan proyek rehabilitasi saluran irigasi di Grobogan, Jawa Tengah, Sabtu (6/2/2016). Dari sekitar 7,3 juta hektar irigasi teknis, baru 11 persen atau sekitar 900.000 ha yang airnya berasal dari bendungan
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengklaim hingga 29 April 2016 telah menyerap dana Tahun Anggaran 2016 sebesar 12,68 persen dengan diikuti progres fisik mencapai 13,46 persen dari total anggaran senilai Rp 104,08 triliun.

"Progres tersebut lebih tinggi dibandingkan priode yang sama tahun lalu penyerapan keuangan sebesar 4,75 persen dan fisik 1,48 persen," kata Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR, Taufik Widjoyono, dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (29/4/2016).

Penyerapan anggaran itu, lanjut Taufik, sangat dipengaruhi oleh empat direktorat jenderal, yakni Sumber Daya Air, Bina Marga, Cipta Karya, dan Penyediaan Perumahan yang mencapai sekitar Rp 100 triliun.

Sebesar Rp 81,28 triliun merupakan paket pengerjaan kontraktual, sedangkan sisanya merupakan paket pekerjaan swakelola.

Untuk paket pekerjaan kontraktual nilai paket multiyears sebesar Rp 26,84 triliun dan kontrak tahunan sebesar Rp 54,44 triliun dengan jumlah 11.961 paket.

Nilai paket pekerjaan mutiyears tahun ini lebih besar dibandingkan tahun lalu dan direncanakan akan terus ditingkatkan pada tahun-tahun yang akan datang.

“Kontrak multiyears jadi lokomotif kita karena memiliki keuntungan, yakni tidak perlu dilakukan tender setiap tahun. Penyedia jasa akan punya keyakinan uang yang akan diterima selama 3 tahun sehingga bisa investasi alat berat dan juga memberi kepastian bagi pekerjanya," tandas Taufik.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X