Rumah Udang, Mengajak Berkomunikasi dengan Alam

Kompas.com - 15/04/2016, 06:00 WIB
Suasana Malam Hari Rumah Udang Suasana Malam Hari Rumah Udang
|
EditorHilda B Alexander

KOMPAS.com - Sebuah rumah lazimnya memiliki lantai berbahan dasar keramik atau batu marmer. Tetapi tidak dengan "Rumah Udang" di Ubud, Gianyar, Bali yang berlantai panel kaca dengan panorama air di bawahnya.

"Rumah Udang" atau "Shrimp House" merupakan salah satu rumah yang terdapat di Bambu Indah. Letaknya dekat Sungai Ayung dan dibangun di atas tempat yang dulunya merupakan tambak udang menjelaskan alasan di balik penamaan Rumah Udang.

Panorama air di bawah "Rumah Udang" merupakan refleksi alami dari kolam. Berdekatan dengan air mancur membuat suasananya tenang dan teduh akibat suara gemercik air di sekitarnya.

Panel Kaca menjadi lantai rumah dengan panorama air di bawahnya.

Keranjang udang yang dulunya digunakan untuk menampung udang hasil tambak kini dijadikan lampu. Selain itu, pemandangan Lembah Sayan di depan rumah semakin memberikan suasana hijau di sekitarnya.

Uniknya, kamar mandi di "Rumah Udang" dibuat sebagian di dalam dan sebagian di luar. Hal itu dimaksudkan untuk membuat tamu yang menginap dapat "berkomunikasi" dengan alam. 

Atap kamar mandi yang terbuat dari kaca membuat sinar matahari dan bulan masuk secara alami dan menimbulkan pengalaman indah bagi para wisatawan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X