Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/04/2016, 15:00 WIB
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah memprioritaskan dan mempercepat pembangunan beberapa proyek infrastruktur hingga 2019. Namun, pengadaan tanah menjadi salah satu persoalan utama karena dananya habis atau terbatas.

Untuk menyiasati hal tersebut, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pemerintah mengupayakan dana dari Badan Layanan Umum (BLU).

"Kemarin sidang kabinet terbatas, intinya dibentuk dibentuk BLU untuk bank tanah (land-banking) di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Semua lahan akan menjadi aset negara," ujar Basuki di Kementerian PUPR, Jakarta, Kamis (31/3/2016).

Pada tahun-tahun sebelumnya, tutur Basuki, biaya pengadaan tanah berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Namun, jika harus menunggu APBN pada Juni atau setelahnya, maka pembangunan infrastruktur akan sangat terlambat.

Sebagai transisinya, Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) diminta untuk membayar biaya kebutuhan pengadaan lahan. Nantinya, dana yang dikeluarkan BUJT ini akan diganti dengan BLU.

Menurut Basuki, skema ini sudah disetujui pada saat rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi). Untuk menindaklanjutinya, Basuki menyiapkan surat yang ditujukan kepada Menteri Keuangan.

"Suratnya baru saya tandatangani, besok (hari ini, red) bisa diproses," jelas Basuki.

Terkait dana yang disiapkan BLU untuk pengadaan lahan ini, Basuki mengaku tidak mengetahui angkanya secara pasti. Pasalnya, hal tersebut merupakan bagian yang diurus oleh Kementkeu.

Selain itu, dana BLU ini tidak hanya disiapkan untuk jalan tol saja, tetapi infrastruktur lainnya, antara lain kereta api dan pelabuhan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+