Kompas.com - 18/03/2016, 17:44 WIB
|
EditorHilda B Alexander
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan PUPR, Maurin Sitorus meminta Real Estat Indonesia (REI) untuk mendukung tabungan perumahan rakyat (Tapera).

Hal itu diungkapkan Maurin dalam sambutannya pada acara Rapat Kerja Daerah (rakerda) REI dengan tema “Percepatan Pembangunan Sejuta Rumah Dalam Pemenuhan Kebutuhan Hunian” di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (16/3/2016).

"Undang-undang Tapera akan diundangkan pada akhir Maret, dan hadirnya Tapera dapat menambah sumber pembiayaan perumahan yang sangat besar sekitar Rp 1.000 triliun dalam jangka waktu 20 tahun," sebut Maurin.

Oleh sebab itu, Maurin meminta REI mendukung Tapera sambil terus membangun perumahan untuk masyarakat bersinergi dengan pemerintah.

“Begitu pun kami sebagai pemerintah akan terus berkomitmen dalam mengatasi masalah perumahan,” kata Maurin.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum DPP REI, Eddy Hussy mengapresiasi pemerintah terutama Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan dan Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR.

“Saya memberikan apresiasi kepada kedua Dirjen (Direktur Jenderal) Pembiayaan dan Penyediaan Perumahan yang sangat konsisten dan terus berusaha memberikan kemudahan kepada pengembang yang dibuat dalam rangka tercapainya program pembangunan satu juta rumah,” kata Eddy.

Eddy juga mengatakan bahwa REI menargetkan pembangunan 20.000 unit rumah pada tahun ini. Hingga kini REI mengklaim berhasil membangun 6.000 unit rumah bersubsidi.

“Semakin hari tantangan pembangunan perumahan di Indonesia semakin berat, akan tetapi kami dari REI berkomitmen untuk menyelesaikan masalah perumahan di Indonesia,” tambah dia.

Dalam hal kemudahan perizinan perumahan, Eddy mengaku telah mengajukan 14 usulan kepada pemerintah pusat dan hal itu menurutnya ditanggapi secara positif.

Saat ini pemerintah sedang berupaya menyelesaikan penyederhanaan perizinan pembangunan perumahan dari 44 perizinan menjadi 18 perizinan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.