Kompas.com - 09/03/2016, 13:00 WIB
EditorHilda B Alexander

KOMPAS.com - Mungkinkah membuat taman di apartemen? Padahal, lahan untuk membuat taman di hunian vertikal sangat terbatas.

Namun, tidak ada kata tidak mungkin bila niat sudah bulat untuk mendapatkan lahan hijau meski sangat terbatas.

Penelitian Prof Wee Chin Yeow, ilmuwan di Singapore Trees membuktikan, setiap pohon di suatu area dapat memberikan suplai oksigen dan juga mereduksi karbondioksida dari polusi di sekitarnya.

Kebutuhan untuk mengurangi karbondioksida di sekitar hunian bisa diantisipasi dengan menanam pohon, termasuk di hunian vertikal.

Umumnya, pada pohon kecil dengan luas 37,5 meter persegi dapat menghasilkan oksigen sebanyak 0,425 kilogram per jam, serta mereduksi karbondioksida sebanyak 0,575 kilogram per jam.

Sementara itu, pohon berukuran sedang dengan luas 75 meter persegi dapat menghasilkan oksigen sebanyak 0,85 kilogram per jam serta mereduksi karbondioksida sebanyak 1,115 kilogram per jam.

Pohon berukuran besar dengan luas 150 meter persegi menghasilkan oksigen 1,7 kilogram per jam dan mereduksi karbondioksida sebanyak 2,3 kilogram per jam.

Lantas, bagaimana membuat taman di apartemen?

Anda dapat memanfaatkan area balkon yang berukuran 1 meter x 1,5 meter. Memang, di area ini tidak mungkin menanam pohon besar atau tanaman berkayu. Tapi, sebagai gantinya, Anda bisa menanam tanaman lebih kecil atau tanaman merambat.

Sebelum itu, pastikan jenis tanaman dengan perawatan mudah dan sederhana seperti cukup disiram secara rutin. Jenis tanaman yang dapat dipilih adalah tanaman ringan, mudah ditanam secara vertikal, serta efektif menahan debu.

Beberapa jenis tanaman seperti ini adalah vernonia elaeafnifolia atau akrab disebut curtain creeper. Selain itu, ada morning glory, mandevilla dan air mata kucing.

Tak hanya tanaman bunga, karena tanaman sayur pun bisa Anda tanam di area taman yang disebut taman vertikal ini. Pilihan sayuran di taman ini antara lain bawang, bayam, kangkung, caisim, pakcoy, buncis atau tomat.

Untuk menanam di ketinggian seperti balkon, setidaknya Anda perlu menyiapkan media tanam ringan namun dapat dipercaya kekuatannya.

Faktor ringan diperlukan karena posisi balkon tinggi, sehingga tidak mampu menahan beban berat. Media tanam seperti batok kelapa yang telah dikeringkan, rockwool, styrofoam, dan sekam dapat menjadi pilihan Anda.

Selamat bercocok tanam!

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber IDEA



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.