Kompas.com - 04/03/2016, 16:57 WIB
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meminta perbankan memudahkan masyarakat guna memiliki rumah layak huni dalam rangka menyukseskan Program Nasional Pembangunan Sejuta Rumah.

Hal itu dikarenakan perumahan yang dibangun oleh pengembang dapat dimiliki oleh masyarakat khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan kredit pemilikan rumah (KPR) dari perbankan.

“Dalam program sejuta rumah ini kami tidak hanya berharap dari para pengembang yang membangun rumah bersubsidi tapi juga pada perbankan sehingga mempermudah masyarakat untuk memiliki rumah KPR-nya,” ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Syarif Burhanuddin, dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (4/3/2016).

Skema KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR dengan bekerja sama beberapa bank nasional dan bank pembangunan daerah (BPD) diyakini mampu menjadi stimulan bagi MBR untuk bisa memiliki rumah khususnya rumah bersubsidi dari pemerintah.

"KPR FLPP ini harus kita sosialisasikan bersama-sama agar masyarakat bisa memiliki rumah dengan berbagai kemudahan yang ada dari pemerintah. Apalagi dalam penyalurannya BPD ikut dilibatkan,” ungkap Syarif.

Lebih lanjut Syarif mengungkapkan Program Nasionsl Pembangunan Sejuta Rumah yang dicanangkan Presiden Joko Widodo sejak April 2015 menjadi salah satu program unggulan Kementerian PUPR untuk merumahkan masyarakat Indonesia.

Demi mengatasi backlog perumahan yang terus meningkat tiap tahunnya Kementerian PUPR kemudian menargetkan pembangunan satu juta rumah tiap tahunnya.

"Tahun 2016 ini dari satu juta rumah yang kami targetkan sekitar 700.000 rumah itu untuk MBR. Jadi jika perbankan bisa menyalurkan KPR FLPP tentunya masyarakat bisa memiliki rumah dengan harga yang ditetapkan oleh pemerintah dan angsuran yang ringan selama masa kreditnya,” pungkas Syarif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.