Kompas.com - 02/03/2016, 23:54 WIB
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Pekerjaan konstruksi Jalan Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) Seksi II yang membentang dari Jalan Raya Bogor hingga kawasan Kukusan, Beji, Depok, sudah mencapai 65 persen.

PT Hutama Karya (persero) Tbk selaku kontraktor utama, mengerjakan konstruksinya secara serempak, terutama jembatan-jembatan sepanjang ruas tersebut.

"Hingga saat ini, sudah mencapai 65 persen," ujar Direktur Operasi PT Translingkar Kita Jaya (TLKJ), Djoko Dwijono di Kota Depok, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (2/3/2016).

Djoko optimistis ruas Seksi II bisa beroperasi pada pertengahan tahun 2016, sehingga Seksi II bisa tersambung dengan Seksi I (Cimanggis-Raya Bogor) yang sudah beroperasi sejak awal 2012.

Dengan beroperasinya Seksi II ini, diharapkan kemacetan lalu lintas di Jalan Raya Bogor dan Jalan Raya Juanda dapat terurai.

Namun demikian, percepatan pelaksanaan konstruksi harus didahului dengan pembebasan lahan di Seksi II yang kini sudah mencapai 95 persen dari 53 hektar yang dibutuhkan.

"Memang masih ada lima persen lagi yang belum dibebaskan. Jika tidak segera dibebaskan, tentunya bisa menghambat yang sudah direncanakan," kata Djoko.


Terganjal 2,5 hektar

Dia berharap, pemerintah segera turun tangan untuk mendanai pembebasan lahan tersisa sebesar 5 persen atau 2,5 hektar.

Menurut Djoko, dana yang dibutuhkan untuk membebaskan lahan tersebut senilai Rp 300 miliar.

"Ini yang kami perlukan untuk segera menyelesaikan pekerjaan konstruksi agar Seksi II beroperasi pertengahan tahun ini. Sedangkan Seksi III yakni ruas Kukusan-Cinere sekarang masih dalam tahap pembebasan lahan," jelas Djoko.

Jalan Tol Cijago yang membentang dari Cimanggis hingga Cinere sepanjang 14,6 kilometer merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) II sepanjang lebih dari 110 kilometer yang melingkar dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta hingga Tanjung Priok.

Jaringan Jalan Tol JORR II merupakan lingkaran kedua dari jaringan JORR. Jalan Tol Cijago akan menghubungkan wilayah barat Jakarta dengan wilayah Tangerang yang kemudian dilanjutkan dari simpang susun di Kunciran ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta sepanjang 55,73 kilometer.

Di sebelah timur, Jalan Tol Cijago akan tersambung dengan Jalan Tol Cimanggis-Cibitung (Tol Jakarta-Cikampek) sepanjang 25,4 kilometer dan berakhir di Tanjung Priok melalui ruas Cilincing-Cibitung sepanjang 34 kilometer.

Itu artinya jaringan jalan Tol JORR II menjadi penghubung yang sangat strategis bagi kelancaran transportasi dari arah barat atau Jalan Tol Trans Sumatra ke timur (Jalan Tol Trans Jawa).

Dengan Jalan Tol JORR II, akan tersedia kemudahan akses dari dan menuju Pelabuhan Laut dan Udara, serta kelancaran arus transportasi dari Barat ke Timur mengingat kapasitas JORR I sudah mencapai titik jenuh.


Saksikan video pengerjaan Tol Cijago:

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.