Kompas.com - 02/03/2016, 18:30 WIB
|
EditorHilda B Alexander
MEDAN, KOMPAS.com - Untuk meningkatkan konektivitas di Pulau Kalimantan, pemerintah membangun Tol Trans Kalimantan. Proyek ini direncanakan memiliki panjang 99 kilometer yang membentang dari Balikpapan hingga Samarinda.

"Jalan tol dalam proses pembangunan sepanjang 22 kilometer, yang sudah selesai dibangun 12 kilometer. Presiden Joko Widodo (Jokowi) minta 2018 sudah beroperasi," ujar Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hediyanto W Husaini kepada Kompas.com, Rabu (2/3/2016).

Hediyanto menjelaskan, jalan sepanjang 22 kilometer sedang dikerjakan oleh pemerintah daerah (pemda). Saat ini, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) tengah melelang 77 kilometer lainnya kepada investor.

Nantinya, investor akan diberikan pilihan berapa kilometer yang mau dikerjakan. Sementara sisanya yang paling sedikit, akan diambil alih oleh pemerintah.

Adapun pengerjaan pemerintah pusat adalah pada jalan sepanjang 12 kilometer yang dimulai dari Bandara Internasional Sultan Mahmud Aji Ibrahim Balikpapan.

Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), pemerintah membangun jalan 12 kilometer tersebut dengan nilai Rp 900 miliar. Sementara bagian pengerjaan pemda sepanjang 5 kilometer membutuhkan Rp 2,1 triliun.

Hediyanto menambahkan, proses pembebasan lahan tidak terlalu sulit. Pasalnya, harga lahan di Kalimantan relatif murah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.