Kompas.com - 28/02/2016, 16:10 WIB
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menolak keras implementasi Undang-undang (UU) Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) karena tidak ingin terbebani dengan iuran tambahan per bulannya.

Jika pemerintah tetap memberlakukan UU Tapera, Apindo berencana untuk mengajukan uji materi atau judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Tujuan kami bukan sok-sok uji materi. Kalau nanti ada suatu kesepakatan bersama, buat apa uji materi? Syukur-syukur (UU Tapera) bisa langsung diamademen oleh DPR dan pemerintah,” ujar Ketua Umum Apindo Hariyadi B Sukamdani, di Jakarta, Jumat (26/2/2016).

Menurut Hariyadi, jika Tapera dipaksakan, nantinya akan muncul dua badan yang mengumpulkan dana dengan target peserta yang sama.

Apabila diperhatikan, Tapera menyasar peserta dengan pendapatan di atas upah minimium. Sasaran ini sebangun dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Untuk itu, kata Hariyadi, UU Tapera tidak perlu diteruskan lagi.

Pemerintah, tambah dia, terlalu mementingkan keinginan atau egoisme semata jika tetap memberlakukan UU Tapera di kemudian hari. Padahal, terobosan-terobosan pemerintah untuk menyediakan rumah bagi masyarakat melalui Tapera adalah kesalahan.

Apindo saat ini tengah mempersiapkan judicial review dan membuktikan bahwa Tapera tidak perlu ada. Pasalnya, Tapera serupa dengan Jaminan Hari Tua (JHT) yang ada pada BPJS Ketenagakerjaan. 

Menurut Hariyadi, dana JHT sudah terkumpul Rp 180 triliun selama 23 tahun. Pemanfaatan dana BPJS khusus JHT masih sangat terbuka untuk digunakan membiayai program rumah dengan dana 30 persen dari Rp 180 triliun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.