Kompas.com - 26/02/2016, 07:48 WIB
Ilustrasi www.shutterstock.comIlustrasi
|
EditorLatief


KOMPAS.com – Hari itu, Kamis (10/12/2015), Rio seharusnya bersantai di rumah bersama keluarga menikmati cuti kerja. Namun, dia memutuskan masuk kantor sampai tengah hari untuk merapikan beberapa pekerjaan. Nahas, Rio meninggal dunia saat lift kantor yang ditumpanginya jatuh dari lantai tiga.

Kisah tersebut adalah peristiwa nyata. (Baca: Korban Lift Jatuh Ini Meninggalkan Anak Satu Tahun dan Istri yang Mengandung). Kasus kematian karena kecelakaan kerja pada 2015, berdasarkan data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, mencapai 105.182 kejadian dengan 2.375 peristiwa di antaranya memakan korban jiwa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Padahal, kecelakaan kerja seharusnya bisa diantisipasi perusahaan dan para karyawan sejak dini. Hal ini penting agar tak ada lagi Rio-Rio lain yang menjadi korban. 

Prosedur

Tiap perusahaan biasanya memiliki prosedur operasional baku atau standard operational procedure (SOP). Sebagian besar prosedur itu disusun menjadi buku manual tebal yang lebih sering diletakkan saja di rak ketimbang dibaca.

Tak masalah bila SOP dibukukan sebagai pegangan pegawai terkait. Namun, supaya SOP benar-benar menjadi pegangan, lebih baik buat penjelasan yang lebih interaktif, mudah dimengerti, runut, dan sesuai kebutuhan karyawan.

Bagi petugas kebersihan, misalnya, cukup tempelkan satu lembar SOP di dinding ruangan, berisi prosedur urutan pembersihan. Karyawan bersangkutan tinggal diminta membiasakan diri untuk mengecek SOP tersebut sebelum bekerja.

Meski begitu, manusia biasanya belajar lebih cepat jika langsung mempraktikkan daripada hanya mendapatkan teori. Jadi, sebaiknya pengenalan SOP harus pula diterapkan langsung sejak masa orientasi kerja di bawah pengawasan supervisor.

Lalu, lakukan pula inspeksi terjadwal dalam beberapa periode waktu untuk melihat apakah karyawan sudah menjalankan SOP dengan baik. Intinya, SOP bukan hanya dibukukan, melainkan juga harus dibudayakan.

Fasilitas

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.