Pasokan Hotel di Makassar Ungguli Jabodebek, Banten dan Bandung

Kompas.com - 19/02/2016, 11:00 WIB
ilustrasi hotel shutterstockilustrasi hotel
|
EditorHilda B Alexander

MAKASSAR, KOMPAS.com - Kenaikan pasokan hotel di Makassar tercatat paling tinggi dibandingkan wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek), Banten, serta Bandung. 

Menurut Survei Perkembangan Properti Komersial yang dilansir Bank Indonesia (BI) pada Senin (15/2/2016), pertumbuhan pasokan hotel di ibu kota Sulawesi Selatan ini mencapai 18,48 persen sepanjang kuartal IV-2015.

Pertumbuhan tersebut disebabkan maraknya kegiatan perekonomian di wilayah timur Indonesia yang membutuhkan ruang-ruang pertemuan sekaligus kamar-kamar untuk para pebisnis dan profesional.

Bi melaporkan, kebutuhan hotel pada kuartal yang sama di Makassar mencapai 34,24 persen. Angka ini jauh lebih tinggi ketimbang kebutuhan kuartal sebelumnya yakni hanya 5,39 persen.

Secara umum, kata BI, segmen perhotelan mengalami kontraksi harga sebesar 2,76 persen (kuartal III ke kuartal IV-2015). Kontraksi terjadi hampir di semua wilayah yang disigi BI dan dipicu oleh ketatnya persaingan.

Secara tahunan (kuartal IV-2014 ke kuartal IV-2015), segmen hotel juga mengalami pertumbuhan harga terendah dibanding segmen properti komersial lainnya yakni hanya 2,77 persen.

Padahal kinerja triwulan sebelumnya mengalami lonjakan 21,44 persen secara tahunan seiring melemahnya permintaan akibat perlambatan ekonomi.

 

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X