Nusuno Karya, Pengembang yang Diduga Menyelewengkan Sertifikat

Kompas.com - 19/02/2016, 08:00 WIB
Ilustrasi. www.shutterstock.comIlustrasi.
|
EditorHilda B Alexander

Berikutnya, Puri Kranji Regency di Bekasi. Rumah yang dibangun sebanyak 260 unit dengan luas tanah 4 hektar.

Nusuno juga pernah berencana membangun Grand Valley Residence di Depok seluas 33 hektar dengan investasi Rp 1,3 triliun, dan superblok Kalimalang Epicentrum seluas 21 hektar dengan investasi Rp 800 miliar.

Setelah itu, tercatat beberapa proyek lanjutan yang mereka dirikan. Mulai dari rumah tapak, hingga apartemen, dan pusat komersial.

Kompas.com mencoba menghubungi Presiden Direktur PT Nusuno Karya, Cipto Sulistyo. Namun pesan pendek yang dikirim tak berbalas, dan sambungan telepon tidak aktif. 

Situs perusahaan ini pun www.nusunokarya.com sudah lama mati suri.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X