Kompas.com - 12/02/2016, 11:46 WIB
|
EditorLatief

JAKARTA, KOMPAS.com - Besaran iuran Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) menjadi salah satu hal krusial dalam Rancangan Undang-undang (RUU) Tapera. Ketok palu RUU itu rencananya dilakukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Maret 2016 nanti.

"Dalam RUU Tapera nanti besaran iuran yang dibebankan untuk pekerja 2,5 persen dan pemberi kerja 0,5 persen," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Maurin Sitorus, di Jakarta, Kamis (11/2/2016).

Besaran itu kemudian dianggap membebani sebagian besar pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).

Menurut mereka, beban itu terlalu besar mengingat saat ini para pelaku usaha sudah dibebankan biaya 10,24 persen hingga 11,74 persen dari penghasilan mereka untuk program jaminan sosial kesehatan dan ketenagakerjaan.

Menanggapi hal itu, pemerintah berencana tidak memasukkan besaran iuran Tapera ke dalam RUU Tapera.

"Mengenai besaran simpanan, pemerintah mengusulkan supaya besaran simpanan diatur dalam peraturan pemerintah (pp) sehingga pemerintah punya fleksibilitas untuk mengatur dengan mempertimbangkan secara hati-hati," sebut Maurin.

Lebih lanjut Maurin mengatakan jika usulan besaran dari pemerintah akan dilihat dan dibicarakan secara komprehensif bersama dengan Kementerian PUPR, Kementerian Keuangan, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan melibatkan pemangku kepentingan agar mendapatkan yang terbaik.

Selain besaran iuran, hal krusial lainnya dalam RUU Tapera ini menurut Maurin adalah pengalihan Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan (Bapertarum) masuk ke dalam Badan Pengelola Tapera (BPTapera).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.