"Next Tokyo", Ambisi Jepang yang Dilengkapi Apartemen 1,7 Kilometer

Kompas.com - 05/02/2016, 06:00 WIB
Masterplan pembangunan Next Tokyo Masterplan pembangunan Next Tokyo
|
EditorHilda B Alexander

KOMPAS.com - Pemerintah Jepang secara resmi meluncurkan prakarsa yang disebut sebagai "Next Tokyo" untuk menciptakan bentuk masa depan mega-city guna beradaptasi dengan perubahan iklim pada 2045.

Prakarsa itu didasari laporan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) pada 2014 yang menyebutkan kota-kota besar menyumbang 54 persen total populasi global.

Angka tersebut naik 34 persen dari tahun 1960 dan diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan berjalannya waktu.

Tren ini ditambah dengan naiknya level air laut ke permukaan akibat pemanasan global yang dapat membuat beberapa kota besar di dunia rentan terhadap kasus over populasi dan banjir besar, serta kekhawatiran akan bencana alam lainnya.

Karena itu, Kohn Pedersen Fox Associates dan Leslie E. Robertson Associates bekerja sama membuat proposal yang berisi visi mereka untuk kota baru di Teluk Tokyo.

Desain mereka menggabungkan berbagai elemen yang mampu meningkatkan kesiapan teluk untuk menanggulangi bencana alam seperti gempa bumi dan angin topan.

Menara super-jangkung

Pengembangan air melalui struktur heksagonal dengan lebar 150 meter hingga 1500 meter dibuat dalam lapisan untuk meminimalisasi efek ombak dari teluk. Struktur itu juga nantinya berfungsi memudahkan akses kapal untuk keluar masuk pelabuhan.

Bukan itu saja, beberapa struktur lain juga akan diisi dengan air sehingga memungkinkan adanya akses ke pulau yang memiliki pelabuhan pantai dan plot pertanian perkotaan.

Air laut dari teluk akan dipertahankan untuk budidaya ganggang laut yang merupakan sumber bahan bakar bersih dan terbarukan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X