Industri Dukung Legalisasi Kepemilikan Properti oleh Orang Asing

Kompas.com - 19/01/2016, 09:00 WIB
Ilustrasi shutterstockIlustrasi
|
EditorHilda B Alexander

KOMPAS.com - Investor asing di Indonesia secara hukum diperbolehkan membeli properti dengan status hak pakai selama 30 tahun ke depan dengan opsi perpanjangan hingga 50 tahun.

Menyusul ditekennya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 103 tahun 2015 oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 22 Desember 2015. (Baca: Akhirnya, Orang Asing Diizinkan Miliki Hunian di Indonesia)

Kebijakan baru ini bertujuan meningkatkan aliran modal investasi asing di Indonesia seiring pertumbuhan ekonomi yang mengalami perlambatan saat ini.

Selain itu, kebijakan baru ini juga memungkinkan para ekspatriat untuk menurunkan hak kepemilikan kepada ahli warisnya dengan izin tinggal yang sah.

Sebelumnya, Indonesia punya PP Nomor 41 tahun 1996 yang mengatur kepemilikan asing dan hanya memperbolehkan orang asing memiliki properti hanya dalam kurun waktu 25 tahun.

Meski begitu, orang asing tetap tidak bisa membeli dan memiliki properti di Indonesia tanpa izin tinggal yang sah.

Selain sektor properti, pemerintah Indonesia sekarang juga mengizinkan kepemilikan 100 persen dalam bisnis e-commerce lokal berukuran besar guna meningkatkan perekonomian.

Membuka keran investasi asing di Indonesia merupakan kebijakan utama yang direncanakan Jokowi semenjak mengambil tampuk kepemimpinan pada 2014. Berkaitan dengan hal itu, banyak industri mendukungnya.

"Industri yang tumbuh paling banyak di Indonesia adalah industri yang telah dibuka untuk investasi asing," kata Direktur Lippo Group, John Riady, seperti dikutip Wall Street Journal.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X