Tinggal di Apartemen, Jangan Takut Tidak Bisa Bercocok Tanam!

Kompas.com - 15/01/2016, 07:21 WIB
Ilustrasi http://cdn.designrulz.com/Ilustrasi
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Menanam tanaman di rumah, memiliki banyak kelebihan. Selain menambah estetika ruangan interior maupun eksterior, tanaman juga berfungsi menyaring udara sehingga lingkungan lebih sehat.

Ada banyak manfaat tambahan yang bisa kita dapatkan dengan menanam dan memelihara sayur dan buah yakni bisa dikonsumsi. Tanaman ini, tidak hanya bisa ditanam di rumah, tetapi juga bisa di apartemen sekalipun.

"Banyak orang yang merasa kesulitan atau merasa minder tinggal di apartemen karena tidak bisa menanam tanaman konsumsi. Sebenarnya tidak masalah. Karena, berkebun bisa memanfaatkan ruang yang ada bahkan dengan satu meter persegi," ujar arsitek sekaligus desainer interior Sigit Kusumawijaya kepada Kompas.com, Rabu (13/1/2016).

Menurut dia, saat ini sudah banyak yang menerapkan penanaman tanaman di polybag dan disusun secara vertikal. Cara ini populer dengan istilah taman vertikal atau vertical garden.

Menanam di apartemen juga tidak sulit karena sebagian besar sudah memiliki beranda sendiri. Meski tidak selalu besar dan bergantung pada unitnya, beranda ini bisa dimanfaatkan untuk menanam sayur.

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah pastikan beranda ini menerima sinar matahari secara langsung. Pasalnya, sayuran harus terkena sinar matahari agar tumbuh secara maksimal.

Sementara untuk orang-orang yang baru memulai menanam sayur, Sigit menyarankan agar memilih tanaman yang tidak berbuah dalam waktu lama.

Menurut pengalamannya, para pemula cenderung tidak sabar untuk menuai hasil dari tanaman tersebut.

"Saya anjurkan tanaman yang mudah dan cepat tumbuhnya seperti kangkung atau bayam. Dalam tiga minggu, tanaman ini bisa dipanen," sebut Sigit.

Setelah berhasil memanen dua tanaman ini, lanjut Sigit, para pemula bisa merambah tanaman lainnya antara lain tomat, cabai, dan sawi.

Saat ini sudah banyak yang mencoba menanam sendiri sayuran-sayuran tersebut. Bahkan akhirnya, hal ini menjadi tren bagi orang-orang urban untuk mengonsumsi langsung sayuran yang dipanennya.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X