Makan Biaya Rp 31 Triliun, Shanghai Tower Jadi Masa Depan China

Kompas.com - 24/11/2015, 08:01 WIB
|
EditorHilda B Alexander

Lantai dasar menjadi 'pasar terbuka' terkait dengan jaringan kereta bawah tanah, tetapi juga bisa diakses dengan bus. Itu adalah kuncinya. Bangunan ini dapat diakses oleh publik.

Xia mengatakan bahwa menara ini 'ditenun menjadi kain perkotaan yang menarik kehidupan masyarakat ke dalam bangunan'.


Akses publik

Seperti kebanyakan hal di China, kebutuhan terpenting untuk membangun secara efektif sudah berakhir dan sekarang perkembangan mulai menunjukkan perhatian untuk desain yang lebih sensitif.

Maksud pernyataan Xia tentang hal ini adalah tidak ada lagi arsitektur dengan bentuk aneh.

Ia memang diperintahkan untuk membuat bangunan tinggi tapi di proyek ini juga ada nuansa menarik yang dimaksudkan untuk memanusiakan penghuni dan pengunjungnya.

Misalnya, kaca telah dirancang untuk meminimalkan cahaya yang dipantulkan, sehingga orang di dalam bisa melihat keluar atas Shanghai, bahkan pada malam hari.

Sebaliknya, transparansi kaca memungkinkan pejalan kaki untuk melihat ke dalam bangunan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.