Melalui Penyatuan Jabodetabek, Pengelolaan Sampah Bisa Terpadu

Kompas.com - 18/11/2015, 16:00 WIB
Hamparan sampah seluas lebih dari 500 meter persegi terlihat di samping Rumah Susun Sederhana Sewa Pinus Elok, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (5/2). Hamparan sampah itu telah berusia 16 tahun dan tak pernah diangkut. Baru pada awal Januari separuh timbunan sampah itu diangkut setiap hari oleh Suku Dinas Kebersihan Jakarta Timur. KOMPAS/MADINA NUSRATHamparan sampah seluas lebih dari 500 meter persegi terlihat di samping Rumah Susun Sederhana Sewa Pinus Elok, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (5/2). Hamparan sampah itu telah berusia 16 tahun dan tak pernah diangkut. Baru pada awal Januari separuh timbunan sampah itu diangkut setiap hari oleh Suku Dinas Kebersihan Jakarta Timur.
|
EditorHilda B Alexander
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah menggodok aturan untuk memadukan kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Menteri ATR/BPN Ferry Mursyidan Baldan mengatakan, keterpaduan kawasan ini tidak hanya dalam hal transportasi namun juga dalam pengelolaan banjir dan sampah.

"Belum ada dasar hukum soal tata ruang kawasan Jadebotabek. Sampai kapan pun sampah, banjir, dan transportasi jadi masalah parsial. Kami mendorong Jakarta menjadi satu kawasan Jabodetabek, supaya tidak parsial," ujar Ferry di ruangannya, Rabu (18/11/2015).

Ferry menuturkan, tata ruang Jakarta tertuang berdasarkan peraturan daerah (perda). Aturan tersebut memuat detail tentang pelaksanaan pembangunan.

Meski demikian, menurut dia, Jakarta adalah bagian dari Jabodetabek yang sulit terpisahkan satu sama lain. Dengan mendorong keterpaduan kawasan, proses pengembangan di kota-kota ini bisa lebih baik.

Kompas TV Sampah Jakarta Semakin Menumpuk

Penerapan tata ruang kawasan seharusnya sudah diberlakukan sejak lama. Sejauh ini, seolah-olah Bekasi dianggap sebagai tempat sampah, sehingga wajar pimpinan daerah serta warganya tidak terima.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X