27 Negara Asia Pasifik Deklarasikan Komitmen Perkotaan Berkelanjutan

Kompas.com - 23/10/2015, 11:02 WIB
Para peserta dan penyelenggara Asia-Pacific Regional Meeting Habitat III di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (21/10/2015). Para peserta dan penyelenggara Asia-Pacific Regional Meeting Habitat III di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (21/10/2015).
|
EditorLatief

JAKARTA, KOMPAS.com - Rangkaian acara persiapan menuju Habitat III usai dilaksanakan. Sejak diselenggarakan pada 17 Oktober-22 Oktober 2015, perwakilan 27 negara berupaya memberikan gagasan melalui pengalaman-pengalamannya di daerah masing-masing dan dirangkum menjadi deklarasi bersama.

Sekretaris Jenderal UN Habitat III Joan Clos mengatakan, deklarasi tersebut menggambarkan relevansi pembangunan. Pada periode ini, deklarasi tersebut mencerminkan kontribusi negara-negara di Asia Pasifik dalam rangka memperkaya konsep "New Urban Agenda" Habitat III tahun depan.

"Sudah dipresentasikan adanya pernyataan negara yang berbeda dalam proses urban. Proses tersebut adalah upaya menggantikan target 20 tahun terakhir dengan ide, proyek, dan mimpi urbanisasi untuk 20 tahun ke depan," jelas Clos saat menutup acara Asia Pacific Regional Meeting Habitat III di Hotel Fairmont, Jakarta, Kamis (22/10/2015).

Isi deklarasi tersebut antara lain, para peserta menekankan pentingnya bekerja sama antar pemerintah untuk migrasi masa depan di kawasan urban. Peserta juga mengharapkan pemerintah berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan.

Selain itu, peserta ingin menyelaraskan keberagaman untuk mengurangi konflik kesatuan sosial. Aksi menekankan pencampuran perbedaan kota adalah terkait budaya yang berbeda. Peserta juga mendukung pembangunan rumah murah dan terjangkau.

Terkait ekonomi, peserta ingin mempromosikan pemeliharaan identitas budaya sebagai sumber ekonomi pembangunan kota yang terinsteragasi. Peserta juga mengharapkan adanya ruang terbuka publik hijau untuk bisa memberikan pelayanan berbeda di urban dengan energi efisien.

Peserta juga menginginkan informasi dengan dukungan teknologi sehingga membuat kota tersebut transparan, demokratis, dan cerdas. Terkait kesenjangan sumber daya alam, peserta merekomendasikan untuk menciptakan mekanisme-mekanisme positif untuk mengalokasikan sumber daya langsung dari desa ke kota.

Deklarasi tersebut mendukung prinsip di dalam Habitat dan berkontribusi ke acara PrepCom yang akan diselenggarakan di Surabaya, Juli 2016 mendatang. Pada akhirnya, kesimpulan dari rangkaian acara tersebut akan membentuk New Urban Agenda yang diselenggarakan di Quito, Ekuador pada Oktober 2016.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sektor Properti di Medan Mulai Bangkit, Penjualan VBL Capai 100 Unit

Sektor Properti di Medan Mulai Bangkit, Penjualan VBL Capai 100 Unit

Perumahan
Implementasi SIMBG, KADIN: Dampaknya Tidak Hanya pada Industri Properti

Implementasi SIMBG, KADIN: Dampaknya Tidak Hanya pada Industri Properti

Berita
Menghitung Manfaat Tol Trans-Sumatera Bagi Provinsi yang Dilintasi

Menghitung Manfaat Tol Trans-Sumatera Bagi Provinsi yang Dilintasi

Berita
Lewat Tol Cisumdawu, Waktu Tempuh Bandung-Bandara Kertajati 1 Jam

Lewat Tol Cisumdawu, Waktu Tempuh Bandung-Bandara Kertajati 1 Jam

Berita
Hindari Omicron, JIS Ditutup Sementara untuk Kunjungan Umum

Hindari Omicron, JIS Ditutup Sementara untuk Kunjungan Umum

Berita
The Okura Residence and Hotel Jakarta Mulai Dibangun, Investasi Rp 2,7 Triliun

The Okura Residence and Hotel Jakarta Mulai Dibangun, Investasi Rp 2,7 Triliun

Kawasan Terpadu
Bidik Rp 650 Miliar, Paramount Lansir Dua Produk Ruko di Gading Serpong

Bidik Rp 650 Miliar, Paramount Lansir Dua Produk Ruko di Gading Serpong

Berita
Membentang di Atas Sungai Brantas, Jembatan Ploso Berdesain Huruf 'Y'

Membentang di Atas Sungai Brantas, Jembatan Ploso Berdesain Huruf "Y"

Konstruksi
194 Tower Rumah Susun Dibangun Sepanjang Tahun 2021

194 Tower Rumah Susun Dibangun Sepanjang Tahun 2021

Konstruksi
Sebentar Lagi Rampung, Ini Sisa Pekerjaan Jakarta International Stadium

Sebentar Lagi Rampung, Ini Sisa Pekerjaan Jakarta International Stadium

Fasilitas
Menteri Basuki Minta Insinyur Indonesia Terlibat Bangun IKN Nusantara

Menteri Basuki Minta Insinyur Indonesia Terlibat Bangun IKN Nusantara

Kawasan Terpadu
Uang Ganti Rugi Lahan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Tembus Rp 5 Triliun

Uang Ganti Rugi Lahan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Tembus Rp 5 Triliun

Berita
Agar Tak Tertipu Pengembang Berkedok Syariah, Ini Cara Menghindarinya

Agar Tak Tertipu Pengembang Berkedok Syariah, Ini Cara Menghindarinya

Hunian
MITJ Gandeng Perusahaan Jepang Kembangkan TOD di Jabodetabek

MITJ Gandeng Perusahaan Jepang Kembangkan TOD di Jabodetabek

Kawasan Terpadu
DPR Minta Kementerian PUPR Gunakan Bahan Baku Lokal untuk Infrastruktur

DPR Minta Kementerian PUPR Gunakan Bahan Baku Lokal untuk Infrastruktur

Konstruksi
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.