Kompas.com - 22/10/2015, 21:00 WIB
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia kini mengalami kondisi darurat perumahan, terbukti angka backlog atau kekurangan rumah yang diperkirakan mencapai 13,5 juta unit. Atas dasar itulah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) membuat Rancangan Undang-Undang (RUU) Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) dan akan diundangkan pada Maret 2016.

Pembentukan RUU Tapera tak terlepas dari Undang-Undang Nomor 1 tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman pasal 124 yang menyatakan bahwa ketentuan mengenai tabungan perumahan diatur tersendiri melalui Undang-Undang.

Untuk mewujudkan hal tersebut, DPR RI bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menggelar rapat pansus perdana pada Kamis (22/10/2015). Dalam rapat tersebut, Presiden Joko Widodo melalui keterangan tertulis menyampaikan tanggapannya terhadap RUU Tapera.

"Ya saya kira sudah jelas, Presiden sangat mendukung. Untuk pemenuhan pengadaan rumah tidak mungkin hanya mengandalkan APBN, jumlahnya kecil sekali dari kebutuhan. Bagi masyarakat yang bekerja di sektor informal dan tidak mempunyai jalur ke bank, bisa mengakses melalui Tapera," kata Basuki, sesaat setelah selesai rapat di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (22/10/2015).

Keberadaan RUU Tapera ini juga bisa menjadi jawaban atas masih kurangnya ketersediaan rumah bagi rakyat. Selain itu, RUU itu juga mampu mempersingkat program perumahan pemerintah.

"Sangat penting, kita ada 13,5 juta masyarakat yang tidak mempunyai rumah. Kita cuma satu juta rumah per tahun mau berapa belas tahun selesainya. Dengan Tapera ini kan bisa diperbanyak programnya," tandas Basuki.

Rencananya, RUU Tapera ini akan segera disahkan pada Maret 2016.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.