Kompas.com - 05/09/2015, 16:00 WIB
Apartemen Belmont Residence Menara Athena di Jalan Lapangan Bola Meruya, Meruya Utara, Jakarta Barat. Foto diambil pada Sabtu (5/9/2015). Arimbi RamadhianiApartemen Belmont Residence Menara Athena di Jalan Lapangan Bola Meruya, Meruya Utara, Jakarta Barat. Foto diambil pada Sabtu (5/9/2015).
|
EditorHilda B Alexander
JAKARTA, KOMPAS.com — Kawasan Jakarta Barat masih memiliki prospek yang cukup menjanjikan dan potensial untuk bertumbuh lebih pesat. Harga lahannya dinilai masih under valued atau di bawah harga pasar. 

Karena itu, tak mengherankan bila harganya terus merangkak naik, saat kawasan lainnya mengalami stagnasi. Presiden Direktur Gapura Prima Group Rudy Margono mengatakan, harga tanah di Jakarta Barat meningkat karena adanya kebutuhan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saat ini paling murah tembus Rp 15 juta per meter persegi. Itu pun pasokannya terbatas," ujar Rudy kepada Kompas.com seusai upacara penutupan atap Menara Athena Apartemen Belmont Residences, Jakarta Barat, Sabtu (5/9/2015).

Setahun sebelumnya, kata Rudy, harga tanah terendah dibanderol sekitar Rp 10 juta persegi. Menurut dia, harga transaksi ini terjadi karena tingginya kebutuhan hunian, khususnya bagi pekerja di kawasan bisnis Jakarta Barat. Sehingga, banyak investor dan pengembang yang berburu lahan untuk dikembangkan.

Tidak hanya harga lahan yang meningkat, harga unit apartemen pun menunjukkan lonjakan signifikan. "Dulu kita meluncurkan unit harganya di bawah Rp 10 juta (per meter persegi). Itu juga terbatas hanya 50 unit dan pembeli pertama. Sekarang harganya Rp 20 juta per meter persegi," kata Direktur Operational Belmont Residence Amin Maulana.

Amin menambahkan, ada pula unit tertentu yang dijual kepada investor dengan kisaran harga di atas Rp 22 juta-Rp 23 juta.

Menara Athena yang merupakan produk terbaru dan terakhir produksi Gapura Prima juga disambut antusias pasar. Terdiri atas 21 lantai dengan varian tipe studio seluas 17,9 meter persegi, satu kamar tidur 28,8 meter persegi, satu kamar tidur 26,95 meter persegi, dua kamar tidur 37,61 meter persegi, dua kamar tidur 35,17 meter persegi, dan tiga kamar tidur 55,37 meter persegi.

Harganya dibanderol mulai dari Rp 600 juta hingga Rp 1,9 miliar. Dua menara sebelumnya, yaitu Everest dan Mount Blanc, sudah lebih dulu terbangun. Masing-masing telah terjual 100 persen dan 90 persen.

Investasi yang digelontorkan untuk membangun Athena senilai Rp 200 miliar. Menara Athena dibangun di atas lahan 1 hektar, tepatnya di Jalan Lapangan Bola Meruya Ilir, Jakarta Barat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.